Modal El Clasico Di Awal Musim

el-clasico
el-clasico

MADRID – Barcelona tetap bisa berjalan dengan kepala tegak di penghujung musim 2016-2017 ini. Setelah kegagalan di Liga Champions juga La Liga, Barca sanggup menebusnya di ajang Copa del Rey.

Kemarin (28/5) pada final Copa del Rey di Vicente Calderon, Barca memukul Alaves dengan skor 3-1. Gelar Copa del Rey musim ini membuat Barca mencetak hat-trick di ajang Copa del Rey (2015-2017) sekaigus menegaskan kalau merekalah tim tersukses di turnamen ini dengan 29 gelar.

Nah, dengan status Barca yang juara Copa del Rey maka pada turnamen pembuka 2017-2018, yakni Supercopa Espana, el clasico langsung terjadi (14 dan 17 Agustus). Pertama di kandang Barca Camp Nou. Yang kedua baru di Santiago Bernabeu.

Presiden Barca Josep Bartomeu seperti diberitakan Marca kemarin (28/5) berkata secara keseluruhan cukup puas dengan hasil yang dicapai musim ini. Meski pada awal musim, ekspektasi yang dipancangkan sangat tinggi yakni juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

“(Menang) Copa del Rey ini sungguh hebat rasanya. Kami juga sudah bertarung sampai hari terakhir La Liga karena itu kami akan menikmati dulu kemenangan ini,” tutur Bartomeu.

Bartomeu juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang dilakukan oleh Luis Enrique dalam tiga musim belakangan. Dengan capaian sembilan trofi, Enrique membuktikan sebagai salah satu manajer terbaik dalam sejarah klub.

“Pintu klub akan selalu terbuka untuk Enrique. Dia bisa kembali ke sini kapanpun dia mau,” kata Bartomeu.

Dalam pertandingan kemarin, Lionel Messi sekali lagi menunjukkan kemampuannya yang magis. Tak cuma membuat satu gol, pemain 29 tahun itu mencetak satu assist dan satu key pass.

Messi membuka gol pada pertandingan kemarin pada menit ke-30, disusul Neymar (45′), dan Francesco Alcacer (45+3′). Sementara itu Alaves membuat gol lewat sepakan bebas Theo Hernandez (33′).

Tambahan satu gol kemarin membuat Messi menjadi top skor di Copa del Rey musim ini dengan lima gol bersama Wissam Ben Yedder. Sehingga La Pulga, julukan Messi, memuncaki gelar individu terproduktif La Liga juga Copa del Rey.

Entrenador Real Luis Enrique kepada EFE berkata tak mau pusing dengan berapa gelar yang didapatkan atau berapa gelar yang lepas. Bagi pria 47 tahun tersebut selama tiga tahun, Enrique sudah membaktikan dirinya 100 persen untuk klub Catalan tersebut.

Mengenai rencana setelah resign dari Barca musim ini, mantan pelatih AS Roma dan Celta Vigo tersebut masih berteka-teki. Setelah berkata 10 Juli mendatang Enrique akan memberikan kejutan,  kemarin pria asal Gijon itu belum juga berterus terang.

“Saya tak tahu apa yang akan saya jalani di masa mendatang. Saya membuka semua kemungkinan, bahkan mungkin saja berganti olahraga,” tutur pria yang juga gemar bersepeda tersebut.

Enrique yakin kalau suksesornya akan mendapat tantangan sebesar atau malah lebih besar darinya. Apalagi Real sudah menemukan keseimbangan di bawah arahan Zinedine Zidane.

Di sisi lain, penyerang Barca Francesco ‘Paco’ Alcacer berkata tak menyesal pindah ke Barca dan hanya mendapat trofi Copa del Rey. Alcacer yang sempat frustrasi pada awal musim, pada menemukan kenyamanan pada paruh kedua 2016-2017 ini.

“Semuanya menjadi lebih baik ketimbang di awal musim saat saya mandul. Saya akhirnya berimprovisasi dan beradaptasi sehingga kini kondisinya lebih baik,” ucap penyerang yang membuat delapan gol pada musim perdananya bareng Barca ini. (dra)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid