MKKS Tagih Janji Disdik Mataram

MKKS Tagih Janji Disdik Mataram
PERSIAPAN UJIAN : Anggota MKKS Mataram saat menanyakan kejelasan UNBK di pertemuan desiminasi kebijakan pendidikan Kota Mataram, kemarin.( ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

Terkait Pelaksanaan UNBK SMP Tahun 2020

MATARAM – Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Mataram, Imam Purwanto menagih janji Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram untuk merealisasikan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi semua SMP. Pasalnya, masih ada SMP Negeri di Kota Mataram yang belum bisa melaksanakan UNBK, karena terkendala fasilitas.

“Bagaimana kita bisa melaksanakan UNBK 100 persen, jika prasarana dan sarana tidak ada. Mohon ada kejelasan dan memberikan solusi atas hal ini,” kata Imam Purwanto di acara Desiminasi Kebijakan Pendidikan Kota Mataram, Selasa kemarin.

Menurut Imam, kondisi ini tentunya membutuhkan banyak dana, mulai dari server, komputer, laptop dan lain sebagainya sebagai alat pendukung pelaksanaan UNBK. Kalau sekolah minjam di orang tua siswa, kondisi orang tua mereka sebagian SMP di Kota Mataram berasal dari keluarga kurang mampu.

“Misalnya di SMPN 9 Mataram banyak tidak punya peralatan itu dan ini kendala. Apakah tetap dipaksakan untuk UNBK 100 persen pada 2020 mendatang,” terangnya.

Dengan kondisi ini pihakya meminta supaya Bappeda Mataram menganggarkan untuk bantuan peralatan UNBK pada 2020 mendatang, agar bisa terlaksana 100 ujian berbasis komputer tersebut.

Sebelumnya, Kepala Disdik Kota Mataram, HL Fatwir Uzali memastikan pada 2020 mendatang seluruh SMP Negeri di Mataram akan melaksanakan UNBK 100 persen.

“Kita akan menjalin kerja sama antara Disdik Kota Mataram dan Dikbud NTB untuk menerapkan konsep penyelenggaraan UNBK dengan menggunakan sistem resource sharing,” jelasnya.

Fatwir menyebut, saat ini masih ada 15 SMP Negeri yang masih menggunakan Ujian Nasional Berbasis Pensil dan Kertas (UNKP) atau manual. Sedangkan sembilan sekolah lainnya menggunakan sistem UNBK. Kendati demikian, pada tahun ajaran 2020/2021 dipastikan 100 persen sekolah di Kota Mataram akan melaksanakan UNBK.

Dikatakannya, tujuan Sharing Resources agar seluruh aplikasi maupun perangkat dapat saling terhubung dan berkomunikasi tanpa kendala waktu dan jarak. Pada implementasi konsep tersebut dengan membagi satu perangkat di dalam suatu jaringan oleh komputer server ke seluruh komputer klien. Contohnya berbagi file atau printer dengan cara meng-install di komputer server. Mengunakan aplikasi maupun langsung menggunakan media kabel dan nirkabel dengan dikonfigurasikan sehingga dapat diterima oleh seluruh komputer klien.

 Dengan fungsi Sharing Resources ini dapat menggunakan sumber daya, baik berupa aplikasi maupun perangkat secara bersama-sama. Seperti halnya user yang berada jauh dari komputer server namun dapat mengakses data seolah-olah berada sangat dekat dengan komputer server.

“Ini yang kita terapkan pada 2020 nanti. Sehingga semua sekolah bisa melaksanakan ujian dengan sistem UNBK,” imbuhnya. (adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid