Miras dari Bali Gagal Diselundupkan ke Sumbawa

MATARAM – Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Tano, Polres Sumbawa Barat menggagalkan penyelundupan 504 botol minuman keras (miras) tradisional jenis arak dan brem merah yang berasal dari Bali, Selasa (28/11) dini hari. “Miras itu dikirim dari Kabupaten Badung, Bali,” ujar Kasi Humas Polres Sumbawa Barat Ipda Eddy Soebandi.

Ratusan miras itu dibawa menggunakan bis berpelat EA 7611 A, yang dikemudikan AF (29) warga Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Miras disimpan dalam karung. Rinciannya, 4 karung arak Bali dengan merek Arista 384 botol kemasan 600 ml. Kemudian 5 karung besar yang berisi 120 botol brem merah dengan kemasan 1,5 liter. “Dikirim dari Kabupaten Badung, Provinsi Bali dan rencananya akan diturunkan di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima,” katanya.

Atas temuan penyelundupan itu, telah dikoordinasikan dengan Satresnarkoba Polres Sumbawa Barat. Terbongkarnya penyelundupan miras berawal dari Polsek KPL Tano yang menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) menjelang Pemilu 2024.

Tujuan KRYD, guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Salah satunya penyakit masyarakat dan tindak pidana kriminal, yaitu miras, bahan peledak dan senjata tajam,” tutup Eddy. (sid)

Komentar Anda