Menko Airlangga: Membangun Industri Persusuan Penting untuk Dorong Kesejahteraan Peternak

Airlangga Hartarto

JAKARTA–Pembangunan industri persusuan menjadi penting tidak hanya bagi penguatan ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi dalam negeri, melainkan juga sebagai bagian dari upaya untuk berkontribusi pada penyediaan pangan, penguatan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan di tingkat global.

Saat ini, perkembangan ekosistem industri persusuan dalam negeri dan internasional sangat relevan untuk menjadi acuan bagi Kementerian/Lembaga maupun stakeholder terkait guna melanjutkan pengembangan industri persusuan nasional.

Cetak Biru Persusuan Indonesia yang penyusunannya diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait, merupakan langkah terobosan yang ditempuh guna mempercepat pembangunan industri persusuan di dalam negeri. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar yang berjudul Diskusi Peningkatan Produksi Susu Dalam Negeri Melalui Pengembangan Sapi Jersey Guna Mendukung Capaian Indikator Cetak Biru Persusuan Indonesia 2013-2025 yang diselenggarakan oleh Partnership for Indonesia Sustainable Agriculture (PISAgro), Rabu (30/03).

BACA JUGA :  Airlangga: PPKM Level 3 di Luar Jawa Boleh Belajar Tatap Muka

“Pemerintah terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan para stakeholder, dan kesejahteraan para peternak merupakan hal yang utama dalam industri persusuan. Tentu Pemerintah juga mempersiapkan berbagai kredit yang akan menunjang sektor agro, termasuk sektor persusuan,” kata Menko Airlangga.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menerangkan beberapa hal penting yang harus dikerjakan dalam rangka percepatan pembangunan persusuan nasional yaitu meningkatkan penguatan koordinasi dan sinergitas lintas sektor, penguatan aspek legalitas sebagai payung hukum untuk pengembangan persusuan Indonesia, peningkatan produktivitas aneka ternak perah dan produksi susu segar berkualitas dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan, peningkatan konsumsi susu segar masyarakat, penguatan kelembagaan dan capacity building, serta peningkatan investasi peternakan baik itu industri besar maupun industri masyarakat atau UMKM

BACA JUGA :  Indikator Penanganan Covid-19 Menunjukkan Tren Perbaikan

“Berbagai hal tersebut perlu bekerja sama dengan para stakeholder yang tentunya ini bisa dilibatkan dalam industri persusuan. Semoga industri persusuan akan semakin tangguh,” pungkas Menko Airlangga. (*/gt)