Menko Airlangga Ajak Jajaran Terus Berikan yang Terbaik untuk Bangsa dan Negara

Perayaan HUT ke-56 Kemenko Perekonomian RI

POTONG TUMPENG: Menko Airlangga Hartarto memotong tumpeng sebagai perayaan HUT ke-56 Kemenko Perekonomian RI.

JAKARTA–Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah hadir sejak 56 tahun lalu, dan terus bekerja keras memberikan kontribusi nyata untuk ekonomi Indonesia.

Berbagai program strategis terus didorong seperti KUR, penguatan ketahanan pangan, program perlindungan sosial, proyek strategis nasional, program Kartu Prakerja, inklusi keuangan, dan pemberdayaan UMKM.

Selain itu Kemenko Perekonomian juga turut mendorong penyerapan tenaga kerja serta melakukan upaya-upaya untuk menurunkan angka kemiskinan nasional.

“Angka kemiskinan kita sudah turun, lapangan kerja kita meningkat dari sebelum Covid-19. Ini menambah rapor kita. Angka neraca perdagangan selama 26 bulan juga positif, cadangan devisa kita cukup. Sehingga dengan demikian dibanding negara lain, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang outstanding. Momen Hari Jadi Kemenko Perekonomian ke-56 ini jadi pengingat kita untuk terus berbenah demi kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara puncak peringatan HUT Kemenko Perekonomian ke-56 yang diadakan secara hybrid, Jumat (29/07).

Kemudian, Menko Airlangga juga menuturkan terkait rangkaian kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari lalu. Dalam kunjungan kerja tersebut, Perdana Menteri Jepang mengapresiasi Indonesia dalam menjalankan perannya pada Presidensi G20 tahun 2022 ini.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa PM Jepang mengatakan Indonesia telah mengelola Presidensi G20 tahun ini secara baik ala timur sehingga acara berjalan lancar.

Kunjungan kerja ke Jepang tersebut penting dan strategis terkait peran Jepang yang akan memimpin G7 tahun 2023 dan Indonesia akan memimpin ASEAN di tahun yang sama.

Baca Juga :  Airlangga: Momentum Ramadhan Penempaan Pemulihan dari Covid-19

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengajak seluruh keluarga besar Kemenko Perekonomian untuk mengingat kembali berbagai kerja keras yang telah dilakukan selama ini, khususnya sejak tahun 2020 hingga saat ini yang penuh dengan tantangan.

Menko Airlangga kemudian juga menuturkan tentang tantangan ketika pandemi Covid-19 ada di Indonesia sejak Maret 2020.

Kemenko Perekonomian yang diberi tugas untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menjalankan amanahnya dengan terus berusaha memberikan yang terbaik.

Segala upaya tersebut pada akhirnya menghasilkan kondisi Covid-19 dan perekonomian nasional yang saat ini semakin membaik.

“Saya harap budaya kerja keras terus dilakukan oleh seluruh pegawai dan pejabat di lingkungan kantor Kemenko Perekonomian. Saya mengapresiasi seluruh individu di jajaran Kemenko Perekonomian yang sejak penanganan Covid-19, kantor ini tidak pernah shut down. Jadi kita terus bekerja 24 jam dalam 7 hari,” tutur Menko Airlangga.

Dari sisi internal, Menko Airlangga juga mengucap syukur atas capaian 14 kali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh BPK RI kepada Kemenko Perekonomian sejak tahun 2008.

Menko Airlangga juga mengapresiasi reformasi birokrasi yang tengah dilakukan, termasuk pencanangan program Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Kemenko Perekonomian.

Dalam peringatan HUT Kemenko Perekonomian ke-56 tersebut, Kemenko Perekonomian juga mengundang Uztad Das’ad Latif untuk memberikan tausyiah.

Pada kesempatan tersebut Uztad Das’ad Latif berpesan agar seluruh pegawai Kemenko Perekonomian semakin mendekatkan diri pada Tuhan dan meniatkan segala sesuatunya sebagai ibadah, termasuk ketika bekerja.

Baca Juga :  Airlangga: Revisi UU PPP Disepakati, Pembentukan Undang-Undang Semakin Efisien

“Bapak-bapak yang bekerja di tempat Kementerian yang dipundaknya berada perekonomian Indonesia, sedekahnya kepada rakyat Indonesia bukan dengan memberi duit, tetapi sedekahnya dengan menjadi pegawai kantor Kemenko Perekonomian ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Uztad Das’ad Latif.

Masih dalam rangkaian acara HUT Kemenko Perekonomian ke-56, Kemenko Perekonomian juga mengadakan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri dan Kepala Lembaga yang berasal dari Kementerian/Lembaga di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian.

Menko Perekonomian bersama para Menteri dan Kepala Lembaga membahas berbagai isu terkini, yang berkisar dari masalah perdagangan, perindustrian, ketenagakerjaan, pertanian, koperasi dan UMKM, dan lain-lain.

“Rakor kali ini untuk menyamakan persepsi di bidang perekonomian, apalagi kita sudah dua tahun berjibaku dengan proses Penangangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Tentunya bagi Pemerintah diharapkan bisa kembali di pertumbuhan perekonomian normal, walaupun dari segi Covid-19 sedang terjadi kenaikan kembali. Selain itu, dengan konflik antara Rusia dan Ukraina, muncul kembali isu pangan, energi, dan inflasi, Presiden ingin kita out of the box menyelesaikan isu tersebut,” tutur Menko Airlangga.

Menutup penjelasannya dalam acara yang dihadiri oleh seluruh pegawai dan pejabat Kemenko Perekonomian serta para undangan, Menko Airlangga berharap semua koordinasi dan sinkronisasi berbagai kebijakan dapat terus dilakukan dengan baik untuk pembangunan perekonomian Indonesia.

“Kita berharap seluruhnya dianugerahkan kesehatan, kekuatan, perlindungan dan keselamatan oleh Allah SWT agar terus bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara yang tercinta,” pungkas Menko Airlangga. (*/gt)