Menikmati Suasana Sunset di Kawasan Eks Pelabuhan Ampenan

Spot Swafoto Jadi Pilihan Favorit Pengunjung

Menikmati Suasana Sunset di Kawasan Eks Pelabuhan Ampenan
SELFIE: Pengunjung saat berswafoto dengan latar sunset dan miniatur perahu di kawasan eks Pelabuhan Ampenan Selasa sore (2/1). (Zulfahmi/Radar Lombok)

Kawasan eks Pelabuhan Ampenan terus dibenahi oleh Pemkot Mataram. Untuk memanjakan pengunjung, ada penambahan sejumlah fasilitas, diantaranya tempat berswafoto (selfie) dan menjadi pilihan favorit pengunjung.


ZULFAHMI-MATARAM


Ampenan masih menjadi ikon Mataram sebagai kota perdagangan. Dahulu, Ampenan adalah kawasan tersibuk di daerah ini lewat pelabuhannya. Sampai sekarang pun meski tidak ada lagi pelabuhan, kawasan ini menjadi tujuan wisata favorit warga. Agar semakin memanjakan wisatawan, Pemkot bekerjasama dengan Pemprov NTB, melakukan perbaikan fasilitas mulai dari areal PKL hingga spot tempat berfoto.

Agar sejarah Ampenan sebagai pelabuhan dagang besar tidak hilang, Pemkot membuat sebuah miniatur perahu di atas sisa tiang dermaga. Ukuran perahu tersebut 10 kali 15 meter dengan hiasan lampu yang cantik jika dilihat pada malam hari. Keberadaan miniatur ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp 200 juta.

BACA JUGA :  Bupati Lombok Utara Minta Tambahan Personel di Tiga Gili

Miniatur ini menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk berwafoto dengan latar belakang perahu. Akan semakin indah jika pengunjung berfoto pada sore hari saat miniatur bersanding dengan matahari tenggelam (sunset). Pengunjung biasanya antre untuk mendapatkan posisi yang pas berfoto.

Rani, salah satu pengunjung misalnya. Ia datang bersama teman-temannya kemarin. Ia mengaku penasaran dengan keberadaan miniatur perahu. Ia mengetahuinya lewat media sosial. Banyak pengguna Facebook yang mengunggah gambar diri dengan latar belakang miniatur perahu tersebut. Ia pun datang ke kawasan Ampenan. Sayang akibat cuaca yang tidak bagus, Rani tidak mendapat momen foto yang bagus.”Tapi sayang kita tidak dapat foto bagus. Lagi mendung dan lampu perahu belum nyala,” ungkapnya.

Kemarin meski gerimis, hal ini tidak menyurutkan pengunjung untuk datang. Selain miniatur perahu, spot yang menjadi pilihan para pengunjung yakni bangunan setinggi kurang lebih 20 meter yang dibangun oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTB dengan anggaran sekitar Rp 600 juta. Lokasi ini bisa menampung puluhan pengunjung sekaligus untuk berswafoto. Seperti yang dilakukan Rahman dan keluarganya.” Mumpung liburan kita  abadikan dulu,” katanya.(*)