Mengunjungi Goa Mistis di Desa Batujangkih

Diyakini Sebagai Tempat Bertapa, Sempat Ditemukan Benda Pusaka

Mengunjungi Goa Mistis di Desa Batujangkih
MASIH ALAMI: Salah satu warga setempat saat mengunjungi goa yang berada di Desa Batujangkih Kecamatan Praya Barat Daya. (IST FOR RADAR LOMBOK)

Terdapat satu goa di Dusun Baren Banteng Desa Batujangkih Kecamatan Praya Barat Daya. Goa ini diyakini memiliki aura mistis bagi orang yang mengunjunginya.


M HAERUDDIN-PRAYA


GOA mistis ini terletak tak jauh dari jalan raya. Meski demikian, pengunjung harus menyiapkan mental yang kuat jika ingin mengunjungi goa ini. Karena auranya sangat menyeramkan dan sangat menantang adrenalin bagi yang ingin menikmati keindahanya. Goa itu kini menjadi salah satu potensi Desa Batujangkih. ‘Loang goa itu menjadi salah satu potensi wisata yang kita miliki,’’ ungkap Kades Batujangkih H Sofian, Senin kemarin (18/9).

Lokasi goa ini hanya berjarak beberapa meter dari jalan raya kabupaten atau tepatnya di belakang SDN 1 Batujangkih. Meskipun masih belum diketahui asal-usulnya. Namun, warga setempat memercayai jika goa itu merupakan peninggalan sejarah. Terlebih di dalamnya terdapat sumur tua yang membuktikan bahwa di zaman dahulu kala sudah ada orang yang memasukinya. “Lokasinya juga dekat sehingga alasan inilah yang membuat kita dengan mudah bisa mengunjungi lokasi ini. Namun, dengan tebingnya yang menjulang tinggi, dan lubang sebagai pintu masuk goa yang hanya berdiameter setengah meter persegi dan goa membentuk stalagmite, dan stalagtit menambah keindahan di balik aura mistisnya,” tambahnya.

Warga bisa melihat sumur di dalam goa tersebut setelah menelusurinya hingga jaraknya 20 meter. Di sumur itu terdapat air jernih dan masih alami. ‘’Tapi tidak ada yang mengetahui kapan sumur tersebut dibuat sehingga menambah aura mistisnya,” ujarnya.

Diakuinya, dulunya di dalam goa ini pernah ditemukan pusaka peperangan. Seperti, keris, tombak, anak panah, dan lainnya. Warga setempat memercayai bahwa pusaka tersebut merupakan bekas peninggalan para prajurit salah satu kerajaan di pulau Lombok ketika dikejar musuhnya. Untuk menyelamatkan diri dari kejaran tersebut, sehingga para prajurit tersebut menjadikan goa itu sebagai tempat untuk berteduh dan bersembunyi. “Orang-orang tua terdahulu juga, tidak tahu kapan sumur itu dibangun. Katanya sih tiba-tiba ada, dan ditemukan juga berbagai macam pusaka didalamnya” tambahnya.

Saat ini, pemdes setempat berencana mengembangkan wisata goa ini dengan menatanya. (**)