Menginap di Rumah Warga, Gubernur Ingin Tetap Dekat Masyarakat

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah
SILATURAHMI : Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah saat berada di salah satu rumah warga di kampung Mispalah, Praya, Rabu malam (19/2).

PRAYA – Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat dan memangkas sekat antara pemimpin dan rakyatnya. Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini menunjukkannya dengan berkeliling untuk mendatangi masyarakat, sebagaimana yang dilakukan saat masa kampanye mendatangi langsung masyarakat. Bahkan kali ini, Bang Zul menginap langsung di rumah salah seorang warga masyarakat saat melaksanakan safari subuh di Praya, Lombok Tengah, Rabu malam (19/2).

Bang Zul melaksanakan safari subuh Rabu malam (19/2) di Praya dan melaksanakan salat isya berjamaah di Masjid Mispalah, Praya, Lombok Tengah. Bahkan Bang Zul didapuk menjadi imam salat subuh berjamaah di Masjid Mispalah Praya. Selanjutnya, pada tengah malamnya melaksanakan salat tahajud dan kemudian melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Mispalah.

Pada Rabu malam, Bang Zul menginap di rumah TGH Tohir kampong Mispalah Praya. Bahkan, dalam kegiatan safari subuh yang akan rutin dilaksanakan tersebut, mengajak ikut serta sejumlah OPD dan Bank NTB Syariah. Saat pertemuan dengan masyarakat, Bang Zul melakukan Tanya jawab langsung mengenai berbagai persoalan yang dihadapi. Mulai dari persoalan peluang kerja, membuka usaha baru hingga persoalan kesulitan permodalan usaha, khsusnya di kalangan wirausaha baru di kalangan milenial.

Bang Zul mengaku bahwa merupakan sebuah kemewahan untuk hadir menyapa masyarakat, mulai dari ujung timur sampai dengan ujung barat NTB. Permintaan masyarakat, bukan uang, bukan fasilitas yang berlimpah, melainkan permintaan mereka cuman satu, kalau Bang Zul dan Umi Rohmi menjadi pemimpin baru di NTB kebiasaan mendatangi warga di dusun dan desa tetap dilakukan.

Bang Zul juga menyampaikan beberapa hal yang dapat mengantarkan seseorang pada kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup. Pertama adalah kelapangan untuk belajar memaafkan kesalahan orang lain dan kedua mampu menikmati dan mensyukuri segala yang sudah ada dalam hidup.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul juga mengajak para pemuda Lombok Tengah untuk menjadi pengusaha dan tidak menaruh harapan besar menjadi pegawai negeri sipil. Menjadi pengusaha, akan memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat. 

“Jadi pengusaha bisa membantu guru honorer bisa membantu masyarakat ini bisa membantu seluruh masyarakat yang tidak mampu,” ungkap Bang Zul.

Untuk membantu para pemuda jadi pengusaha, Bang Zul meminta jajaran Bank NTB Syariah untuk melakukan pembinaan serta pemberian pinjama modal usaha, sehingga, mencetak 1000 wirausahawan baru bisa terwujud.

“Mudah-mudahan kedatangan kami di tempat ini adalah keberkahan di masa yang akan datang. Mendatangi masyarakat, mendatangi pondok mendatangi desa dan dusun merupakan kebutuhan bukan lagi kewajiban,” ungkap Bang.

Sementara itu, Takmir Masjid Nurul Iman Mispalah, TGH Tohir mengatakan bahwa Gubernur NTB bukan hanya pemimpin daerah, namun juga pemimpin umat yang dirindukan. Bukan hanya imam dalam pemerintahan, namun juga imam dalam salat berjamaah.

“Kedatangan beliau ke sini untuk menghidupkan salat subuh di masyarakat, untuk menghidupkan salat berjamaah di tengah-tengah masyarakat dan untuk menyemarakkan ibadah,” ungkapnya. (luk)