Menggali Keunikan Produk Lokal Kabupaten Sumbawa bersama Program Bale Berdaya

Pelatihan UMKM melalui program Bale Berdaya di Sumbawa.

SUMBAWA – Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat besar untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) pada 2023, sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61%, atau senilai dengan Rp9.580 triliun. Bahkan kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai sebesar 97% dari total tenaga kerja.

Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa pada 2024, distribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sumbawa didominasi oleh beragam kategori lapangan usaha seperti pertanian, kehutanan dan perikanan (39,31%), perdagangan besar dan eceran (16,66%), serta penyediaan akomodasi dan makan minum (1,37%). Dari angka tersebut dapat disimpulkan bahwa sektor usaha UMKM menjadi pendorong besar terhadap perekonomian di Kabupaten Sumbawa.

Kabupaten Sumbawa merupakan daerah yang kaya akan potensi budaya dan sumber daya alam. Daerah ini tidak hanya menawarkan panorama alam yang memukau, tetapi juga keunikan produk lokal yang memiliki daya tarik tersendiri dengan nilai jual unik dan potensi untuk mencapai pasar global. Madu khas Sumbawa misalnya, yang hanya bisa ditemukan secara alami di hutan-hutan Sumbawa, memiliki potensi untuk bisa menembus produk pasar global. Selain produk makanan, kerajinan tangan khas Sumbawa berupa anyaman tikar yang telah diwariskan dari generasi ke generasi pun punya nilai estetika dan budaya tersendiri untuk unggul.

Baca Juga :  15.756 UMKM Mataram Dapat BPUM

Salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta KUMPUL.ID sebagai ekosistem pemberdayaan kewirausahaan melalui program Bale Berdaya memberikan dukungan pelatihan untuk lebih dari 100 UMKM di tujuh kecamatan: Sumbawa, Ropang, Lunyuk, Lantung, Lenangguar, Moyo Hulu, dan Orong Telu.

Pelatihan ini rutin dimulai dengan kelas tatap muka pertama yang berlangsung dari dari 21 hingga 23 Mei 2024. Pelatihan ini dilaksanakan bersama para mentor ahli di bidang UMKM serta Residence Buddy yang mendampingi peserta UMKM untuk bisa memahami nilai-nilai kearifan lokal dan memiliki keahlian kewirausahaan yang relevan, seperti pemasaran, pengemasan, dan teknologi.

Selain pelatihan untuk peserta UMKM, program Bale Berdaya turut membangun “local heroes” sebagai inspirasi bagi komunitas, serta mendukung pertumbuhan para pengusaha asli Sumbawa untuk semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah. Selain itu, Bale Berdaya mengintegrasikan business matching yang menghubungkan UMKM dengan pasar dan mitra bisnis potensial.

Baca Juga :  Cetak Wirausaha Baru di Pedesaan, Baiq Diyah Bantu Gerobak Usaha

Salah satu peserta program Bale Berdaya yang mengikuti pelatihan tahap pertama, Dedi Junaidi, mengatakan bahwa program ini memiliki keunikan tersendiri.

 “Pelatihan kewirausahaan yang diadakan Bale Berdaya dan AMMAN berbeda dengan pelatihan yang pernah saya ikuti. Ini benar-benar konsep yang baru,” ungkap Dedi, yang juga merupakan pemilik usaha kue kering bernama Dapur DN di Kabupaten Sumbawa.

Selain itu, Ruly Fatmawati, peserta UMKM dari Kecamatan Lenangguar menambahkan bahwa pelatihan dengan topik ‘Kewirausahaan’ yang diberikan pada kelas pertama ini menjadi ilmu yang baru selama menjalankan usaha.

“Dengan mengikuti kelas ini, sedikit demi sedikit saya tahu bagaimana saya harus menjalankan usaha saya untuk lebih bersaing,” tambah Ruly.

Vice President Social Impact AMMAN Priyo Pramono mengatakan program pendampingan UMKM merupakan inti dari program Bale Berdaya sekaligus merupakan bagian dari Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) AMMAN dalam mendukungekosistem bisnis lokal di Sumbawa.

“Program ini diharapkan mampu menjadi inkubasi untuk peserta UMKM dalam mempersiapkan UMKM lokal Kabupaten Sumbawa untuk bisa menjadi penggerak ekosistem bisnis dan perekonomian di NTB,” katanya. (luk)

 

Komentar Anda