Mengenal Martha Innova Fajrin, Juara I Wonderful Nusantara Dance Competition 2017

Martha Innova Fajrin
TAMPIL : Martha Innova Fajrin saat tampil dalam lomba menari Wonderful Nusantara di Jakarta akhir Maret 2017. (MARTHA FOR RADAR LOMBOK)

Publik Kota Mataram ingat dengan Martha Innova Fajrin, seorang bocah cilik yang jago menari. Beberapa hari lalu Martha kembali meraih juara umum dalam lomba menari di Mall Bashura City Jakarta Timur.


ZULFAHMI-MATARAM


Kini ia berusia 12 tahun dan duduk di kelas 5 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Mataram.

Ia punya banyak prestasi, yang paling menonjol adalah di bidang tari tradisional. Baru-baru ini ia mendapat juara I pada kompetisi tari tingkat nasional Wonderful Nusantara yang digelar pada tanggal 28 Maret lalu di Jakarta Timur. Salah satu hadiahnya, ia akan berlibur di Pattaya Thailand.

Sang ibu, Martha Erick Stiowati, menuturkan, lomba ini diikuti sekitar 34 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. “ Martha ikut tari tradisional kategori khusus tunggal,” ungkapnya kepada Radar Lombok kemarin.

[postingan number=5 tag=”boks”]

Ia adalah anak dari pasangan Erick Stiowati dan  Harianto yang tinggal di Jalan Koperasi  Nomor 21 Pejeruk Ampenan. Saat lomba, ia menampilkan Tari Taruna Jaya.

Sebelum mengantongi gelar juara umum tarian tradisional, sekitar bulan Oktober 2016 lalu Martha sudah mengantongi satu tiket menuju gala show ke Korea yang rencananya akan digelar pada bulan Mei mendatang. Sedang penampilannya di Korea akan berlangsung pada bulan September 2017. Sebenarnya dulu rencananya kegiatan audisi menuju gala show Korea akan dilaksanakan pada bulan Februari 2017, tetapi karena ada kendala dari penitia pelaksana yang katanya berdekatan dengan pelaksanaan ujian, maka pelaksanaan ditunda sampai semua kegiatan sekolah tuntas.

Informasi yang diterima dari panitia kelanjutan audisi menuju gala show ke Korea akan dilaksanakan bulan Mei nanti di Jakarta. Dan Martha sudah mengantongi tiket final.”Mudahan di audisi nanti Martha menang sehingga bisa menuju Korea,” tegasnya.

Ia  menuturkan prestasi Martha dalam dunia tari semakin berkembang dari sejak 3 tahun terakhir dalam setiap lomba  menari yang dilaksanakan di Lombok Martha selalu ikut. Pada tahun  2014 dalam lomba menari internasional Martha mendapat juara harapan, pada tahun  2015  posisi Marta naik menjadi  juara 3 dan pada tahun 2016 ini Martha bisa menyabet juara juara 1 menari internasional.

Saat ditanya berapa jenis tarian yang sudah di kuasai, sang ibu mengaku anaknya banyak menguasai jenis tarian daerah seperti tarian daerah Lombok dan Bali. Awalnya Martha hanya tampil dan berlomba di tingkat lokal. Tetapi agar tidak hanya jago kandang, orang tuanya bermodal nekat terus berusaha ingin mengembangkan bakat sang anak dalam dunia menari. Maka  Martha oleh orang tuanya diikutkan dalam sebuah ajang Swara Budaya Anak Indonesia yang misinya untuk pertukaran budaya bersama salah satu kedutaan negara tetangga yang dilaksanakan di Jakarta. Karena audisinya tidak ada di NTB, maka orang tua nekat ke Jakarta membawa nama Mataram.

Hasilnya cukup membanggakan, Martha terpilih dan mendapat juara 1 dan saat ini sudah mengatongi tiket Gala Show menuju Korea.

Ia berharap semoga saja tidak ada lagi penundaan sehingga audisi terakhir menuju Korea bisa segera dilaksanakan, dan diharapkan semua pihak memberikan dukungan kepada putrinya.(*)