Mengenal Baiq Lian Krisna, Satu-Satunya Lurah Perempuan di Lotim

Baiq Lian Krisna (IRWAN/RADAR LOMBOK)

Baiq Lian Krisna, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Kesra Kantor Kecamatan Selong, setelah ada mutasi besar-besaran di lingkup Pemkab Lotim, kini dipercaya menjadi Lurah Selong, dan merupakan satu-satunya Lurah perempuan di Lotim. Seperti apa sosoknya?

 


JANWARI IRWAN – LOTIM


 

JABATAN Lurah Selong yang kini diemban Baiq Lian Krisna, sejak 2 Januari 2017, dan telah dikukuhkan Bupati Lotim, Ali BD pada 14 Januari 2017 lalu, otomatis akan menimbulkan tanggung jawab yang besar pula. Namun bagi Lian, sapaan akrabnya, sebagai aparatur sipil negara (ASN), dia siap menjalankan apapun bentuk tugas yang diemban.

Dengan jabatan yang baru ini akunya, tentu akan menambah beban kerja. Tetapi kalau semua itu dilaksakan dengan penuh tanggung jawab, maka apapun jabatan itu bisa dijalankan, asalkan tidak melewati batas-batas yang telah ditentukan.

“Ini juga sesuai dengan pesan suami. Menjadi pejabat itu jangan neko-neko, atau aneh aneh. Kerjakan saja apa yang perlu dikerjakan, dan menjadi Tupoksi (tugas pokok dan fungsi)-mu,” jelas Lian, teringat pesan sang suami, Senin kemarin (16/1).

[postingan number=3 tag=”boks”]

Lian juga mengaku bersyukur, karena kini mengemban amanat di tempat kelahirannya sendiri, Kelurahan Selong. Namun wanita ayu kelahiran Selong, 19 Juli 1982 ini menegaskan, bahwa jabatan yang kini diemban itu bukan hasil meminta, melainkan amanah dari pemerintah yang harus dijalankan dan dilaksanakan.

Sehingga selain dia harus bekerja sebagai ibu rumah tangga, mengurus suami dan kedua orang anaknya, kini Lian juga harus mengurus hal lain yang lebih berat, seluruh masyarakat di Kelurahan Selong. Tetapi karena ini adalah amanah yang diberikan kepadanya, tentu harus dijalankan dengan baik.

“Jika kita lihat mana yang lebih berat menjadi Kasi (Kepala Seksi) atau Lurah? Bagi saya itu berat semua. Namun karena ini merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan, maka apapun jabatan itu harus dijalankan, seberat apapun,” ujarnya.

Selain itu sambung Lian, yang merupakan istri dari anggota polisi di Polsek Selong. Sebagai istri, sedapat mungkin dia tetap menjalankan kewajibannya. Karena itu, sebelum ke kantor, dia tetap harus bangun subuh untuk menyiapkan sarapan bagi keluarga.

“Bagaimana pun berat tugas yang harus kita jalankan. Namun jangan pernah lupa menyiapkan makanan untuk anak-anak dan suami. Hal ini yang terus dipesan oleh suamiku,” pungkas Lian. (*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid