Andi Satryawan Pemuda Mataram Jadi Juara Binaraga WWF World Indonesia

JUARA: Andi Satryawan, pemuda asal Kota Mataram berhasil juara pada ajang Binaraga WWF World Indonesia yang digelar di KEK Mandalika. (IST/RADAR LOMBOK)

Ada yang mengejutkan pada ajang kejuaraan dunia binaraga internasional WWF World Indonesia, yang digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Adalah Andi Satryawan, pemuda asal Kota Mataram, yang berhasil keluar menjadi pemenangnya.

POSTUR tubuh tegap, dengan komposisi otot-otot menonjol yang memukau, tak heran kalau Andi Satryawan, pria kelahiran 26 Maret 1991, asal Dayen Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, berhasil meraih predikat juara pada lomba internasiona Binaraga WWF World Indonesia.

Dari 120 peserta atlet binaraga, baik dari dalam negeri maupun mancanegara yang mengikuti kejuaraan dunia binaraga WWF World Indonesia, 19-20 November 2022 tersebut, Andi sukses menjadi yang terbaik, atau juara pertama.

Menurut pelatih, Saiful, dia bangga atlet binaannya berhasil merengkuh juara pertama pada ajang WWF World Indonesia. Semua tentu tidak diraih dengan mudah, tetapi melalui latihan dan pembinaan yang cukup panjang.

“Selama ini Andi memang tekun berlatih, dan kerap mengikuti beberapa lomba diluar daerah NTB. Bahkan dia sering juara di berbagai kejuaraan di luar daerah tersebut, khususnya di kelas 65 Kg. Demikian ketika mengikuti lomba WWF World Indonesia, salah satu even internasional di Kuta Mandalika, di kelas 65 Kg,” kata Saiful, kepada Radar Lombok, Minggu kemarin (20/11).

Baca Juga :  Anjar Siswara, ASN Yang Nyambi Jadi Pemilah Sampah

Disampaikan, ke 120 atlet binaraga putra dan putri yang mengikuti WWF World Indonesia ini berasal dari 18 negara, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. “Dari mancanegara itu ada 70-an orang yang ikut, sisanya dari Indonesia sekitar 50 orang. Kita patut berbangga bisa menyisihkan para pesaing dari luar negeri,” ucap Saiful.

Dari 120 peserta itu, ada atlet binaraga fisik Indonesia yang juga merupakan juara dunia, Dody Syahputra. Kejuaraan binaraga ini terdiri dari 47 katagori. “Jadi mereka berlaga di 47 kategori binaraga,” jelas Saiful.

Kejuaraan dunia binaraga WWF World Indonesia ini merupakan yang pertama kali digelar di Indonesia. Di mana sebagai tuan rumah ditetapkan di KEK Mandalika, Lombok. “Jadi ini kejuaraan dunia pertama binaraga yang digelar di Indonesia. Dan Mandalika, Lombok sebagai lokasi kegiatannya. Kenapa Mandalika? Karena tempat ini sekarang lagi “booming” sebagai destinasi olahraga wisata atau sport tourism di Indonesia,” terang Saiful.

Baca Juga :  TIGA HARI PELAKSANAAN WSBK MANDALIKA, BANYAK REKOR TERCIPTA

Kegiatan WWF World Indonesia mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Termasuk beberapa induk olahraga. Untuk itu, dia berharap atlet asal NTB bisa terus mempertahankan juara.

Sementara Andi Satryawan, mengaku bangga bisa membawa nama baik Indonesia pada ajang lomba binaraga tingkat internasional, yang sudah tentu memiliki banyak pesaing.

Selama ini, untuk terus menjaga postur tubuhnya, dia hanya tekun berolahraga dan berlatih. Selain itu juga mendapatkan pembinaan dari pelatih, sehingga dapat terus menjaga keindahan tubuhnya. “Ada banyak kriteria penilaian, dan semua bisa saya lalui. Alhamdulillah, dari kelas 65 Kg, saya berhasil menjadi juara,” ujar Andi. (**)

Komentar Anda