Mengandung Protein Tinggi, Dihajatkan untuk Kesejahteraan Petani

PELATIHAN: Para kelompok tani yang mengikuti pelatihan di BKP3 menunjukkan irisan eceng gondok yang rencananya akan diuji coba menjadi pakan ikan (SAPARUDDIN/RADAR LOMBOK)

Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Lombok Tengah, kembali membuat gebrakan dalam penelitian. Instansi pimpinan Lalu Iskandar ini berencana mengembangkan eceng gondok sebagai pakan ikan.

 

 


Saparuddin-Praya


 

KEBERADAAN eceng gondok tampaknya seperti tak bermanfaat sama sekali. Tumbuhan liar ini bahkan dinilai sebagai hambatan dalam setiap program yang berkaitan dengan pertanian dan perikanan. Terutama ikan air tawar mengingat tanaman ini tumbuh secara liar di air tawar.

Namun tahukan Anda bahwa tumbuhan ini mengandung protein tinggi. Terutama untuk pakan ikan. Hal inilah yang dikembangkan BKP3 Lombok Tengah dengan memberikan pelatihan kepada kelompok tani. Tumbuhan liar air tawar ini rencananya akan diolah menjadi pakan ikan.

Pasalnya, proteinnya sangat tinggi. Sehingga kandungannya akan mempercepat pertumbuhan dan perkembangbiakan ikan. Dengan demikian, pakan ini bisa dimanfaatkan kelompok tani ikan dalam berbudidaya. Sehingga petani akan mendapatkan keuntungan lebih mengingat bahanya sangat lokal dan mudah didapatkankan.

Pakan ini bisa bernilai ekonomis kedepannya bagi petani ternak ikan. Mereka bisa mengolah sendiri setelah diajarkan. Sehingga kedepannya diharapkan petani ikan memiliki nilai pakan ekonomis terjangkau. Atau, bahkan gratis mengingat bahan bakunya sangat mudah didapatkan saat ini. ‘’Untuk kita berharap pakan ikan ini bisa memberikan dampak ekonomis yang tinggi bagi petani ikan kedepannya. Sehingga mereka bisa mendapatkan keuntungan lebih,’’ ungkap Kepala BKP3 Praya melalui Kabid Pengembangan M Nurarif.

Secara teknis, Nurarif menjelaskan, tingginya protein eceng gondok ini diketahui setelah dilakukan uji coba. Karenanya, pihaknya langsung melatih 90 orang peserta kemarin. Di mana kelompok pertama sebanyak 45 orang, selanjutnya angkatan kedua 45 orang. “Masing masing kelompok, kita sudah siapkan alat dan memberikan pelatihan selama 3 hari,” jelasnya.

Kelompok yang dilatih, semuanya masuk dalam kelompok pertanian untuk memanfaatkan keberadaan eceng gondok agar tidak sia-sia. Pelatihan ini untuk mengembangkan kelompok tani agar bisa membuat pakan ikan.  “Hail dari pengembangan eceng gondok itu, nantinya akan dinikmati oleh masing-masing kelompok,” sebutnya.

Sebagai alat pendukung, pihaknya sudah memberikan alat berupa mesin penggiling. “Berbagai jenis pakan ikan sudah bisa dibuat dan malah sudah banyak yang diperjual belikan oleh kelompok, baik itu berupa pakan sejenis pelet dan beberapa jenis pakan ikan lainnya,” tandasnya. (**)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid