Menelusuri Potensi Wisata Sungai Jangkuk Kota Mataram

Wisata Alam Masih ‘Perawan’ yang Belum Tergarap Maksimal

Sungai Jangkok tidak tergolong sungai yang besar dan panjang. Daerah aliran sungai (DAS) Jangkok merupakan salah satu DAS yang berada di Pulau Lombok. DAS Jangkok mempunyai luas 170,298 km persegi dengan panjang sungai utama 47,106 km, membujur dari arah timur ke barat melintasi Kabupaten Lombok Barat di bagian hulu dan Kota Mataram di bagian hilir.

Lokasinya berada di hulu sungai Jangkok yang deras dengan bebatuan cadas, serta sawah dan perumahan warga desa yang asri menjadi pengalaman menarik yang sulit untuk dilupakan para wisatawan. Memang tidak semua bisa melakukan olahraga yang satu ini. Karena membutuhkan ketahanan fisik dan mental. Sehingga perlu persiapan matang sebelum mencoba olahraga ini.

Namun dibalik itu, ada banyak hal positif yang bisa didapatkan dari pengalaman mengarungi cadas dan curamnya hulu sungai Jangkuk tersebut. Gemerincik air yang berbenturan dengan bebatuan, serta udara sejuk khas pedesaan merupakan pengalaman lain yang sulit untuk dilupakan.

Disampaikan Hamid, saat ini sepanjang Sungai Jangkok juga dijumpai banyak warga yang bertanam kangkung, sayur khas Lombok yang sangat terkenal. Banyak juga anggota masyarakat yang memelihara ikan dalam keramba-keramba di Sungai Jangkok. Bahkan di bagian hulu Sungai Jangkok, kini juga ada wisata rafting yang menantang. “Kita ingin garap maksimal. Karena untuk wisata alam ditengah Kota Mataram, Sungai Jangkuk memang sangat potensial,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA :  Sembalun Hadirkan Berbagai Pilihan Destinasi