Mendes PDTT Apresiasi Program Jumat Salam NTB

Giri Menang – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengapresiasi program kegiatan Jumat Salam yang diinisiasi Pemerintah Provinsi NTB.

Hal ini disampaikam Mendes PDTT RI Dr. (HC) Drs. Abdul Halim Iskandar, saat mengikuti kegiatan Jumat Salam dan gerakan menanam pohon di Desa Meninting, Kabupaten Lombok Barat. Jumat (24/11).

“kegiatan positif seperti ini yang harus ditiru oleh kepala daerah lainnya agar persoalan di desa lebih cepat ditangani” katanya disela-sela kegiatan.

Gus Halim sapaan akrab Menteri Desa yang biasa merespons positif desa wisata kewilayahan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB untuk menghindari ketimpangan (permasalahan) antardesa.

Kegiatan Jumat Salam dinilai sebagai praktek baik pengedepanan musyawarah sebagai media menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan.

“Saya respons positif dan luar biasa terkait dengan desa wisata khusus kewilayahan yang disampaikan Pj Sekda tadi, agar tidak ada lagi kita temui permasalahan antardesa,” tuturnya.

Kesempatan itu, Gus Halim menjelaskan bahwa gerakan menanam pohon harus disiapkan untuk generasi di masa yang akan datang membuat lingkungan lebih bagus dengan menanam berbagai tanaman yang memberikan kontribusi untuk lingkungan yang tenang.

“Menjaga masa depan bangsa, masa depan anak cucu kita adalah bagian penting yang kita lakukan dengan selalu merawat alam,” urainya.

Dijelaskan pula, Hari Jum’at di NTB yang dijadikan sebagai momentum Jum’at Salam dalam hal penanaman pohon, menurut Mendes sebagai bentuk aktivitas dukungan kontribusi bagi perubahan iklim. Suatu aksi nyata dalam merawat bumi serta pelestarian alam.

“Jum’at Salam, NTB jadikan sebagai momentum. Hari Jum’at identik dengan do’a terkabulkan. Insha Allah NTB diberikan kemudahan. Apa yang kita lakukan hari ini menjadi bagian penting dari upaya responsif perubahan iklim dan ke depan akan terus digerakkan,” terang Menteri Desa PDTT

Sedangkan Pj Sekda NTB Drs. H. Fathurrahman, M.Si mengatakan kehadiran Pemerintah Provinsi NTB di Bike Park Meninting merupakan wujud program Jum’at Salam akronim dari Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat sebagai akselerasi pada masa transisi Pj Gubernur NTB.

Jum’at Salam ini merupakan titik kelima setelah dicanangkan di Kebun Ayu Lobar akhir bulan Oktober kemarin. Sebagai bentuk percepatan pembangunan dalam mengentaskan angka stunting, mengendalikan inflasi, mengatasi kemiskinan ekstrem dan bagaimana memberikan pertumbuhan produktivitas kepada masyarakat NTB.

“Pemprop hadir di desa/kelurahan di NTB untuk merespons aspirasi masyarakat, agar lebih dekat. Untuk mengetahui berbagai persoalan masyarakat dengan cepat,” ungkapnya.

Diharapkan desa garda terdepan dalam pembangunan nasional. Tak lupa lula Pj Sekda menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Desa Pemberdayaan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, telah mendukung atas berbagai sentuhan sehingga banyak desa-desa di NTB berprestasi.

Selain untuk menjaga keasrian dan keindahan pantai Senggigi dengan penanaman pohon Tabebuya yang memiliki bunga sangat cantik dan berbagai warna. Penanaman pohon juga merupakan langkah untuk menghadirkan suasana alam yang kesejukan, asri, dan tentunya akan menghasilkan udara yang sehat dan bersih di tengah cuaca panas saat ini akibat dari perubahan iklim global, termasuk Indonesia.

“Oleh karena itu, pelaku bisnis dan pengelola Hotel di sekitar Senggigi, diajak untuk berpartisipasi dengan melakukan gerakan penanaman pohon, mulai dari jalan dan di lingkungan sekitar, hal ini untuk menjaga keasrian dan keindahan kawasan pantai Senggigi,” tutupnya. (rat)

Komentar Anda