Menangguk Untung dari Jualan Batu Nisan

Omzet Jutaan Rupiah, Pembeli Melonjak Jelang Lebaran

Menangguk Untung dari Jualan Batu Nisan
USAHA BATU NISAN: Inaq Nasrudin, salah satu penjual batu nisan asal Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Lotim, sedang mengatur barang dagangannya. (JANWARI IRWAN/RADAR LOMBOK)

Kematian tak selalu identik dengan musibah. Namun kematian juga dapat mendatangkan rezeki bagi sebagian masyarakat yang kreatif. Seperti para penjual atau pengrajin batu nisan.


JANWARI IRWAN – LOTIM


BAGI masyarakat, keberadaan batu nisan di suatu makam tentu sangat penting. Karena batu nisan dapat berfungsi sebagai penanda bagi pihak yang keluarganya dimakamkan di tempat tersebut.

Karena itu, tak salah kalau ada sebagian masyarakat yang kemudian memiliki profesi sebagai perajin atau penjual batu nisan, walaupun hanya sedikit saja yang melakoni. Mengingat profesi yang satu ini berhubungan erat dengan kematian, sehingga masih sedikit saja orang yang tertarik. Padahal, kalau bisnis pembuatan atau penjualan batu nisan ini ditekuni, akan menghasilkan uang jutaan rupiah per bulan.

Diantara pelaku usaha yang sedikit ini adalah Inaq Nasrudin, yang membuka usaha penjualan batu nisan di Desa Sakra Kecamatan Sakra Lombok Timur. tepatnya di depan Pasar Sakra. “Usaha ini sudah kami lakoni sejak puluhan tahun yang lalu. Dari  usaha ini saya bisa makan,” ujarnya kepada Radar Lombok, Kamis lalu (5/10).

Pada saat hari raya Idul Fitri, batu nisan akan banyak dicari oleh pelanggan. Pasalnya, pada saat itu banyak pelanggan yang ingin mengganti batu nisan keluarganya dengan nisan yang baru.