Melihat Aktivitas Warga Sembalun Pasca Diguncang Gempa

Merasa Senasib Bantu Korban Gempa KLU dengan Sayuran

MELIHAT AKTIVITAS WARGA SEMBALUN PASCA DIGUNCANG GEMPA
BANTU KORBAN: Warga Sembalun Bumbung mengumpulkan sayur mayur berbagai jenis untuk disumbangkan kepada korban bencana di KLU. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

Masyarakat Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, tidak ingin larut dalam duka karena gempa yang menimpa mereka. Buktinya, meski sebagai korban mereka tergerak untuk membantu para korban gempa di Lombok Utara.


*ZULFAHMI – LOMBOK TIMUR*


DESA Sembalun Bumbung pasca dilanda gempa kedua kalinya, Minggu malam (5/8) dengan kekuatan 7 SR lalu membuat kondisi rumah porak poranda. Rumah yang sebelumnya hanya retak akibat gempa pertama dengan kekuatan 6,4 SR, kini sudah hancur. Untungnya, selama dua kali diguncang gempa dengan kekuatan yang besar tidak ada korban jiwa di Desa Sembalun Bumbung. Karena saat gempa kedua, warga sudah meninggalkan rumahnya untuk mengungsi di tempat lapang, seperti di sawah dan lapangan.

BACA JUGA: Gubernur NTB Semangati Korban Gempa

Meski sudah dittimpa musibah bertubi- tubi, warga Sembalun tidak mau larut dalam nestapa. Daerah yang dianugrahkan dengan lahan pertanian yang subur ini memilih untuk segera (move on) dan kembali bekerja di sawah mereka menjadi petani. Alhasil saat ini hasil bumi mereka sedang melimpah. Para petani mulai panen hasil pertanian mereka, seperti bawang putih, strowbery, wortel, bawang merah, kentang dan berbagai jenis sayuran lainnya.

Merasa senasib dan sepenanggungan atas musibah yang dirasakan masyarakat Lombok Utara. Masyarakat Sembalun tergerak hatinya untuk membantu korban gempa di KLU yang menelan korban ratusan jiwa dan menghancurkan rumah warga KLU. Semua warga yang ada di Sembalun Bumbung memberikan hasil sawah mereka untuk disumbangkan kepada para korban gempa.

Seperti yang dilakukan di Dusun Lauk Rurung Timuk Desa Sembalun Bumbung, didorong semangat warga masyarakat dan para pemuda mengumpulkan berbagai macam sayuran yang diberikan masyarakat sekitar untuk disumbangkan. Elnawati, salah satu kader posyandu yang juga penggerak petani perempuan di dusun ini mengatakan, meskipun mereka juga menjadi korban gempa. Tetapi dirinya merasa lebih beruntung dari warga yang ada di KLU, karena mereka bisa bisa melaksanakan aktivitas bertani mereka sebagai penopang hidup mereka setelah diguncang gempa. ‘’Ini bentuk rasa perhatian kita sesama korban gempa, apa yang bisa kami bantu kita bantu sebisa kita,’’ ungkapnya.

BACA JUGA: Semangat Para Siswa Di Tengah Duka Gempa, Tetap Ingin Sekolah Meski Rumah Hancur

Karena warga masyarakat di Sembalun hanya memiliki sayuran-sayuran, maka hal inilah yang bisa diberikan untuk warga KLU. ‘’Yang kita miliki hanya sayur, maka inilah yang kami sumbang,’’ ungkapnya.