Melihat Aksi Sosial Gerakan Peduli Sosial (GPS) Mataram

Tanpa Donatur, Andalkan Iuran dan Sumbangan Anggota

Meski beranggotakan 10 orang. Mereka bertekad untuk terus aktif di kegiatan sosial. Menariknya, anggota GPS dengan latar belakang berbeda. Mulai dari agama yang berbeda, hingga latar belakang pekerjaan yang berbeda pula. “Pokoknya campur-campur. Ada yang anggota Brimob, ada juga yang swasta, seperti jualan, asuransi, percetakan, swasta dan lain-lain. Itu profesi anggota kami,” katanya.

Meski sibuk dengan rutinitas pekerjaan sehari-hari, namun hal itu tidak akan menjadi ganjalan untuk mereka aktif di kegiatan sosial. Karena mereka mengharapkan keridhoan dari sang pencipta. “Apalagi saya, sibuk banget. Tapi saya sempatkan pas pulang kantor untuk kegiatan yayasan. Karena di yayasan ini kami tidak digaji. Yang gaji kami hanya Allah saja,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA :  Gubernur TGH M Zainul Majdi Sidak SKPD Baru