Melihat Aksi Sosial Gerakan Peduli Sosial (GPS) Mataram

Tanpa Donatur, Andalkan Iuran dan Sumbangan Anggota

Setelah itu, GPS tidak berhenti untuk aktif dalam kegiatan sosial. Banyak kegiatan sosial yang dilakukan sampai saat ini. Wilayahnya pun bukan hanya sekedar di Mataram. Melainkan sampai di daerah lain. Seperti bedah rumah di tiga lokasi, Selagalas dan Mantang Lombok Tengah. Kemudian juga pembagian sembako ke masyarakat kurang mampu dibanyak tempat, pembagian perlengkapan sekolah, sarapan bersama pemulung, buka puasa bersama kaum duafa dan yatim setiap bulan Ramadhan, dan wakaf Alqur’an di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA).

BACA JUGA: Mengenal Afid Fitrah, Dokter Muda yang Jago Sulap

“Jadi kami universal di kegiatan sosial. Kami juga merangkul teman-teman komunitas motor dan mobil. Itu agar komunitas mereka juga bermanfaat,” ungkap pria yang juga anggota Satbrimobda Polda NTB ini.

Aktif di kegiatan sosial menurutnya bukan tanpa kendala. Kendala yang ada menurutnya karena belum mempunyai donatur tetap. “Donator kami memang tidak ada. Kami hanya mengandalkan iuran dari anggota dan sumbangan dari komunitas lain. Anggota kami sekarang baru 10 orang,” imbuhnya.

Dengan keberadaan GPS, dia berharap bisa membangkitkan semangat dan menumbuhkan jiwa kepedulian sesama. Terutama kepada masyarakat miskin yang terlupakan. “Intinya kami ingin mengajak seluruh masyarakat agar mau peduli kepada lingkungan sekitarnya,” harapnya.

BACA JUGA :  Upaya Lalu Heru Nuryadin Melestarikan Keris Lombok