Mekaki Lama Mangkrak, Investor Hanya Groundbreaking Lalu Hilang

GROUNDBREAKING: Guberrnur NTB, Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, Wakil Bupati, Hj. Sumiatun dan perwakilan dari Wings Group saat melakukan groundbreaking pembangunan hotel di pantai Mekaki Sekotong kemarin. (IST FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG- Kawasan pantai Mekaki di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong sudah lama mangkrak. Dari catatan koran ini, groundbreaking pembangunan tempat wisata sudah beberapa kali dilakukan, namun dalam perjalannya Mekaki tenggelam kembali. Kini Mekaki mau dihidupkan lagi dengan akan dibangunnya hotel ditandai dengan acara groundbreaking kemarin, Rabu (13/7).
Groundbreaking pembangunan The Apurva Kempinski Lombok dihadiri Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, Wakil Bupati Hj. Sumiatun dan perwakilan Wings Group sebagai perusahaan yang akan mengembangkan kawasan Mekaki.

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, menjelaskan, di Mekaki sudah tiga kali digelar acara groundbreaking. Namun setelah dilakukan groundbreaking, investornya menghilang tidak ada cerita. Mekaki pun sepi kembali. “ Ini yang keempat kalinya dilakukan groundbreaking, tiga kali sudah groundbreaking setelah itu sepi, “ ungkap bupati.
Bupati memberikan apresiasi kepada Wings Group yang sudah mempersiapkan berbagai hal untuk pembangunan hotel ini. “ Kami optimis, walaupun sejarah bahwa di Mekaki ini banyak mengecewakan. Kami teringat bahwa sudah tiga kali groundbreaking, namun setelah itu sepi sama sekali, tapi untuk yang ini kami optimis,” tegasnya.
Ia menuturkan, saat groundbreaking pertama tahun 2014 silam, kemeriahan acara tersebut 10 kali lipat dari yang dilakukan pihak Wings Group saat ini. “Gubernur, Kapolda dan pejabat lain saat itu memakai helikopter untuk datang, tapi setelah itu sepi. Intinya kami trauma dengan itu,” kenangnya.
Kecewa dengan kejadian itu, Dinas Pariwisata Lobar mengambil inisiatif menggelar Mekaki Marathon tahun 2017 lalu. “ Itu modal nekat dengan bantuan TNI Polri untuk membersihkan kawasan Pantai Mekaki. Dan tahun 2019 akhir, Wings Group datang, dan kami optimis bisa bangkit. Dan alhamdulillah kita lakukan groundbreaking dengan perencanaan yang matang serta komunikasi yang tidak pernah putus,” paparnya.

Baca Juga :  Perlu Solusi Jangka Panjang Atasi Krisis Air Bersih

Dalam kesempatan ini Fauzan mengatakan bahwa kawasan Sekotong ini sangat menjanjikan untuk masa depan Lobar. “ Untuk itu, kami bersama Wabup Lobar akan pasang badan. Kita akan bantu, allout apapun yang terjadi, karena harapan Lobar ada di Sekotong,” tegasnya.
Gubernur NTB. H. Zulkieflimansyah menyampaikan, pantai Mekaki sangat indah. Ia berharap setelah groundbreaking The Apurva Kempinski Lombok, pembangunan bisa terus berlanjut dan tidak sepi lagi seperti sebelumnya. “ Harapan kami mudahan diikuti investor berikutnya. Terpenting, investasi jangan seperti pesakitan, karena proses yang berbelit-belit dan lama,” ungkapnya.

Pihaknya mendukung penuh langkah cepat yang dilakukan oleh Pemkab Lobar dalam menggerakkan dan mendorong kemajuan sektor pariwisata di Lobar. Dalam kesempatan ini gubernur juga meminta masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut berdirinya hotel di kawasan Mekaki ini. “ Kami sangat mengapresiasi langkah bupati dan wakil bupati Lobar yang telah bergerak dalam mendorong kemajuan pariwisata. Kami berharap agar hotel ini menjadi kebangkitan dan masa depan pariwisata Lobar,” ungkapnya.
Tak hanya itu Gubernur NTB itu juga meminta kepada masyarakat sekitar untuk mempersiapkan diri dalam kurun waktu tiga tahun ini. “ Waktu tiga tahun kita siapkan anak didik kita. Jangan sampai anak-anak sekitar ini hanya jadi Satpam dan tukang parkir saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lobar Lobi Pusat Jadi Tuan Rumah MXGP 2022

Gubernur berjanji bahwa dia akan datang dalam waktu dekat untuk melihat langsung proses pembangunan hotel bintang lima tersebut. “ Beberapa minggu ke depan saya akan datang lagi pakai motor. Dan untuk investor kalau ada masalah apa-apa, kasi tahu kami. Gubernur NTB pun akan pasang badan, tidak hanya Bupati dan Wakil Bupati Lobar,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan Direksi The Apurva Kempinski Lombok, Hendra Sujanto menyampaikan bahwa pembangunan hotel berkapasitas 240-an kamar itu akan dikerjakan dalam kurun waktu tiga tahun. “ Selain di Lombok ini, kami juga sudah ada hotel di Jakarta dan Bali. Ini hotel yang ketiga di Indonesia,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Hendra berharap bahwa keberadaan The Apurva Kempinski Lombok itu bisa memberi kontribusi positif bagi Provinsi NTB dan Kabupaten Lobar. “ Hari ini dimulai membangun, mudahan dapat berkontribusi positif di NTB dan menjadi ikon pariwisata baru di Lobar dan NTB,” tambahnya.
Dipilihnya kawasan Mekaki menurut Hendra Sujanto, bahwa Pantai Mekaki memiliki keunikan dengan lokasi dan posisi yang menantang. “ View laut bagus dan gelombang yang indah ini menjadi pilihan kami membangun di Lombok,” ungkapnya.(ami)