Media Israel Sorot Beda Versi Tewasnya Boaz di Rinjani

Media Israel YNET mengangkat artikel soal tewasnya Boaz Tan Anam di Gunung Rinjani. (IST/YNET)

MATARAM–Media Israel berbahasa Ibrani, YNET menyorot beda versi kronologis tewasnya Boaz Tan Anam (37) di Gunung Rinjani.

Menurut laporan YNET, Boaz bukan jatuh saat selfie, melainkan tersandung saat seorang pendaki lain memotretnya. Itu berdasarkan wawancara dengan Yoav Bar Anan, saudara korban. “Boaz adalah orang yang berhati-hati dan bijaksana. Dia tersandung ketika wisatawan lain bersiap untuk mengambil fotonya, berdiri di tempat wisatawan lain berdiri sebelumnya. Keluarga dan teman-teman terkejut dan sedih, dan mengalami kesulitan mencerna bencana itu,” katanya seperti dikutip Radar Lombok dari YNET.

Baca Juga :  Tim SAR Kerahkan 17 Personel Evakuasi Pendaki Kelahiran Israel di Lereng Rinjani

Diungkapkan pula oleh YNET, Boaz adalah seorang sarjana berusia 37 tahun dari Tel Aviv, Israel. Ia bekerja sebagai programmer, namun mengundurkan diri dan mengambil cuti tanpa batas untuk berkeliling dunia.

Pada akhir pekan (19/8/2020) Boaz mendaki Rinjani. Ketika¬† mencapai ketinggian 3.766 meter, dia tersandung dan jatuh di lereng sedalam sekitar 150 meter. “Kemarin (22/8/2022), setelah tiga hari penyelamatan dalam cuaca ekstrem, tim penyelamat berhasil mencapai tubuhnya. Sekedar mengingatkan, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, namun Kementerian Luar Negeri menangani pemindahan jenazahnya untuk dimakamkan di Israel,” tulis YNET.

Baca Juga :  Dua Warga Gunungsari Ditangkap Kasus Narkoba di Lombok Utara

Diketahui, Boaz Tan Anam masuk ke Indonesia dengan paspor Portugal. Adapun jika menggunakan paspor Israel, jelas tidak bisa masuk Indonesia. (RL)

Komentar Anda