MD Salaf Modern Bentuk Bank Mini

SANTRI: Santeri MD Salaf Modern sedang antre mengambil jatah uang mereka melalui bank mini yang tersedia di madrasah tersebut (M.Haeruddin/ Radar Lombok)

MATARAM—Madrasah Diniyah (MD) Salaf  Modern, Desa Lendang Nangka, Masbagik Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memiliki cara mengedukasi santrinya menabung. Madrasah ini membentuk bank mini sebagai wadah santri menabung.

“Para orangtua yang menjenguk anaknya untuk memberikan uang belanja, tidak langsung diberikan kepada anak. Namun, uang tersebut diserahkan kepada pihak pondok,” ungkap pengasuh MS Salaf Modern, Ahmad Fatoni, Sabtu (21/1).

Selanjutnya, pihak pondok yang mengatur keuangan tersebut dengan memberikan kupon mini untuk bisa mengambil uang tersebut.

Dijelaskan, ide tersebut berawal dari banyaknya santri yang tidak bisa mengatur keuangannya. Jatah uang yang diberikan selama sebulan dari orangtua sering kali habis selama satu atau dua minggu. Dengan ide ini, santri hanya boleh mengambil uangnya Rp 10 ribu dalam satu hari. Itupun penarikannya dilakukan sebanyak dua kali.

[postingan number=3 tag=”pendidikan”]

Dikatakan, langkah itu dilakukan untuk menjaga kemungkinan-kemungkinan para santri belanja di luar pondok. Praktis, para santri kebanyakan menggunakan uang tersebut di koperasi yang berada diwilayah pondok tersebut.

“Perputaran uang di sekitaran pondok juga semakin meningkat lantaran meningkatnya penjualan barang yang ada di koperasi Ponpes,” tambahnya.

Kegiatan ini disebutnya sudah berjalan selama kurun waktu 4 bulan. Dimana orangtua santri diklaimnya sangat mendukung kegiatan tersebut. Selain orangtua, para santeri juga sangat senang lantaran uang saku yang dimilikinya bisa bertahan dan bisa menghemat anggaran  untuk belanja.

MD Salaf Modern bernaung dibawah naungan Pondok Pesantren Tohir Yasin. Di madrsah ini terdapat sekitar 600 santri. Namun tidak semua santri yang menetap atau mondok di tempat tersebut. (cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid