Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Kali

MAYAT BAYI: Tampak tim medis sedang memeriksa mayat orok bayi yang dibuang di pingggir kali, dan ditemukan oleh warga Desa Suralaga dalam kondisi yang sudah mulai membusuk (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Kasus pembuangan bayi di wilayah Polres Lombok Timur (Lotim) kembali terjadi. Kali ini warga Dusun Gelumpang, Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga, yang digegerkan dengan penemuan orok bayi di Kali Orong Asem, dalam kondisi sudah tewas dan membusuk, Rabu malam (1/3), sekitar pukul 23.00 Wita.

Orok Bayi berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan oleh Rahman, warga setempat. Saat itu dia bersama dua rekannya, Amaq Halil dan Amaq Anton, sedang mencari ikan di sepanjang kali tersebut. Seketika mereka langsung terkejut, melihat sosok tubuh mungil lengkap dengan tali pusar dalam kondisi telungkup di pinggir kali.

Mereka pun lantas tidak diam. Setelah itu langsung bergegas mengabarkan kepada warga sekitar penemuan mayat  bayi tersebut. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek setempat. Tak butuh waktu lama, tim identifikasi dari kepolisian langsung bergegas ke lokasi.

Orok bayi itu langsung diangkat, kemudian dibawa ke Puskesmas Kerongkong untuk dilakukan pemeriksaan. “Jenis kelaminnya perempuan. Orok bayi ditemukan oleh warga di pinggir kali,” kata Kapolres melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu I Made Tista, Kamis kemarin (2/3).

[postingan number=3 tag=”bayi”]

Dari hasil pemeriksaan pihak Puskesmas, bayi itu beratnya 1 kilogram, dan panjang 3 cm. Mereka memperkirakan umur bayi sekitar 1 hari, dan langsung dibuang. “Bayi ini lahir dalam kondisi normal,” ungkapnya.

Dugaan awal, bayi ini sengaja dibuang oleh orang tuannya, karena keberadaanya sama sekali tidak diinginkan. Sementara untuk proses melahirkanya, kuat dugaan dibantu oleh jasa dukun. Ini dapat dilihat dari cara pemotongan tali pusar bayi. “Proses melahirkannya tidak melalui tim medis,” lanjut Tista.

Setelah melalui proses pemeriksaan, jenazah orok bayi itu langsung  dibersihkan, dan keesokan harinya dikuburkan di salah satu pemakaman umum di Desa Suralaga. Kini polisi terus melakukan pendalaman untuk mencari pelaku yang  telah tega membuang bayinya itu. “Pemakaman bayi langsung dihadiri oleh Kapolsek setempat dan jajarannya,” sebut dia.

Selain mengumpulkan barang bukti, mereka juga meminta keterangan sejumlah saksi, terutama warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut. Dari bukti dan keterangan saksi itu yang akan dijadikan petunjuk untuk mengendus pelakunya. “Pelaku masih belum terungkap, ini masih dalam proses lidik,” pungkas nya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid