Maud Adam Pastikan Daftar di Golkar

Golkar
Golkar

MATARAM–Wakil Ketua DPD Partai Golkar NTB, Maud Adam, tetap akan maju dalam suksesi di pilkada Lombok Timur (Lotim).

Ia memastikan bakal mendaftar dalam bursa penjaringan calon bupati/calon wakil bupati di Partai Golkar Lotim.”Sedang kita koordinasi dengan tim untuk pendaftaran,” katanya, Kamis kemarin (13/7).

Meski demikian, pihaknya pun masih menunggu hasil survei terkait tingkat elektabilitas dan popularitas yang dimiliki. Hal itu menjadi pertimbangan dan telaah untuk langkah selanjutnya.

Namun, ia memastikan tetap akan loyal dan patuh terhadap apapun keputusan Partai Golkar terkait arah dukungan di kontestasi Pilkada Lotim. Ia optimis dengan sosialisasi dan silaturahmi yang sudah dilakoni dirinya beberapa bulan terakhir akan berdampak terhadap tingkat elektabilitas yang dimiliki.

Tak ditampik pula, dengan keputusan dirinya maju di Pilkada Lotim, hampir tiap hari menerima aspirasi dukungan terkait pencalonan tersebut. Bahkan, tim relawan pemenangan pun sudah terbentuk di semua kecamatan yang ada di Lotim.

“Tapi kita tetap tunggu arahan DPD I Partai Golkar NTB,” imbuhnya.

Pengamat Politik UIN Mataram, Agus MSi menyatakan, parpol membuka seleksi penjaringan perlu diberikan apreasi. Meski demikian, publik berharap parpol dalam melakukan seleksi bakal calon kepala daerah melalui mekanisme membuka pendaftaran ini tidak hanya sekedar serimonial.

“Bagi saya parpol harus sungguh-sungguh dalam membuka pendaftaran calon.  Berikan kesempatan yang sama kepada semua warga negara di daerah masing-masing,” terangnya.

Tujuannya tidak lain agar kita mendapatkan calon gubernur, bupati dan walikota yang betul-betul memiliki kapasitas hebat. Seleksi pertama calon gubernur, bupati dan walikota adalah melalui partai politik.

Maka, lanjutnya, apabila seleksi di tingkat partai tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh dikhawatir daerah  tidak mendapatkan calon pemimpin yang hebat. Praktis, tanggung jawab moral parpol dalam proses pencalonan ini sangat besar.

Menurutnya, seluruh publik akan melihat cara kerja partai politik. Adakah yang hanya berorientasi pada mahar, misalnya. Jika ada maka akan sangat mudah diketahui publik. (yan)

BACA JUGA :  Pilkada NTB Diprediksi Mulai Panas 2017