Mataram Ingin Pelantikan Wali Kota Secara Langsung

WALI KOTA TERPILIH: Pemkot Mataram mengusulkan dan menginginkan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram terpilih dilaksanakan secara langsung, dan bukan virtual. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram bersikap dengan mengusulkan pelantikan Wali Kota terpilih dilaksanakann secara langsung. Usulan tersebut mensikapi opsi pelantikan kepala daerah pemenang pilkada tahun 2020 dilakukan secara virtual. Terhadap opsi ini, Kota Mataram tetap menginginkan pelantikan kepala daerah secara langsung.

“Kita tetap berharap dan menginginkan pelantikan besok digelar secara langsung. Tidak melalui virtual. Pasangan kepala daerah langsung dilantik oleh Gubernur. Tapi tamu undagannya yang mengikuti secara virtual. Itu harapan kita,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana di Mataram, Senin (22/2).

Dengan tamu undangan yang mengikuti pelantikan virtual. Lokasi acara menjadi tidak ramai. “Itu harapan kita dari Pemkot Mataram,” imbuhnya.

Usulan pelantikan langsung bukan tanpa alasan. Pelantikan virtual akan mengurangi kesakralan kegiatan. Karena pelantikan adalah momen yang sangat ditunggu oleh kepala daerah terpilih. “Itu kan (pelantikan adalah acara sakral. Supaya bapak-bapak kita yang dilantik itu punya momen-momen sakral,” ungkapnya.

Dengan empat pasangan pemenang Pilkada yang dilantik. Kapasitas ruangan Graga Bakti Praja di Kantor Gubernur NTB cukup besar. Sementara di edaran Mendagri. Maksimal diisi oleh 25 orang. “Jadi kita saja nanti yang dari OPD dan tamu undangan yang mengikuti secara virtual. Kita rencananya akan mengikuti secara virtual dari Aula Pendopo Wali Kota Mataram,” terangnya.

Oleh karena itu, Pemkot Mataram tetap berharap kepada Gubernur NTB. Untuk melantik kepala daerah secara langsung. “Intinya kita berharap pelantikan secara langsung. Kita saja nanti yang mengikuti virtual dari pendopo. Tapi tetap juga menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Untuk waktu pelantikan. Mensikapi surat edaran dari Kemendagri. Rapat akan digelar di Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tentang pelaksanaan pelantikan kepala daerah terpilih. Waktu pelantikannya tetap mengacu pada arahan Direktur Jendral (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri). Yaitu pelaksanaannya dilaksanakan antara tanggal 25 Februari atau 26 Februari. “Karena itu penjelasan dari Dirjen Otda. Besar harapan kami dan seluruh masyarakat mengharapkan momen pelantikan yang sangat sakral dilaksanakan secara langsung oleh Gubernur,” ungkapnya.

Tentang pelantikan ini, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Mataram sudah memerintahkan untuk menggelar persiapan pelantikan. “Kita akan persiapkan sesuai perintah dari Bapak Plh Wali Kota Mataram,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan, untuk putusan final pelantikan kepala daerah terpilih. Pihaknya tinggal menunggu putusan Pemprov NTB. “Pelaksanannya antara tanggal 25 Februari atau 26 Februari. Kita tunggu biar persiapan kita juga maksimal,” katanya. (gal)