Mataram akan Gratiskan Antigen untuk CPNS

CPNS: Kota Mataram berencana enggratiskan biaya swab antigen untuk peserta tes SKD CPNS. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Untuk mengakomodir dan mempermudah peserta tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS memenuhi persyaratan yang ditentukan. Salah satu persyaratannya adalah menunjukkan hasil tes PCR negatif 2×24 jam sebelum pelaksanaan tes, atau hasil swab antigen negatif sehari sebelum pelaksanaan tes.

Untuk itu, Kota Mataram berencana menggratiskan biaya swab antigen bagi 2.350 peserta tes SKD CPNS Kota Mataram. “Iya kita rencananya seperti itu untuk gratiskan biaya antigen peserta SKD CPNS. Surat permohonannya kita siapkan untuk dilaporkan ke Pak Wali Kota,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, kemarin (30/8).

Kebijakan tersebut tujuannya agar tidak memberatkan peserta SKD. Gratis biaya swab antigen sudah dilaksanakan Kota Mataram untuk peserta tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tahun 2020 lalu. Tapi yang digratiskan adalah peserta dari Kota Mataram.

Tahun ini, kebijakan tersebut bisa terulang. Namun bergantung pada keputusan Wali Kota Mataram. “Iya kalau tes SKB kan pesertanya lebih sedikit. Jadi lebih gampang digratiskan seperti tahun sebelumnya. Kalau SKD kan ribuan pesertanya. Makanya nanti kita tunggu putusan wali kota,” katanya.

BACA JUGA :  Pemkot Janji Berdayakan Penemu Teknologi

Di daerah lainnya. Cukup banyak yang menggratiskan biaya swab antigen untuk peserta SKD CPNS. Kota Mataram pun bisa menerapkan kebijakan serupa. Namun selain bergantung pada putusan wali kota. Juga bergantung pada ketersediaan anggaran dan peralatan yang ada. “Jadi kita harus koordinasikan dengan dinas kesehatan juga. Ada tidak alatnya dan anggarannya. Bisa tidak ini digratiskan seperti apa nanti kita tunggu saja,” ungkapnya.

Sedangkan di tahun sebelumnya saat pelaksanaan SKB CPNS. BKSPDM menyerahkan daftar peserta ke RSUD Kota Mataram dan puskesmas. Lalu peserta menuju lokasi swab antigen yang sudah ditentukan. “Dulu seperti itu sistemnya. Datanya kita serahkan ke RSUD Kota Mataram dan dikes. Peserta tinggal datang untuk swab antigen ke sana,” terangnya.

BACA JUGA :  Mengenal Agus Sutiyowandi, Si Pengepul Motor Vespa

Sementara untuk pelaksanaan tes SKD. Nelly menepis informasi jadwal Kota Mataram sudah ditentukan mulai 8 September mendatang.  BKPSDM sudah menkonfirmasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak bisa memulai tes SKD 8 September. Kemudian mengusulkan jadwal baru ke BKN.

“Kita kan mintanya tanggal 29 September mulainya. Tetapi hasil koordinasi by phone, kita dianjurkan mulai tes SKD  di atas tanggal 26 September. Itu biar tidak berbarengan dengan daerah lainnya di satu waktu. Kita tinggal menunggu keputusan definitifnya,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram, dr H Usman Hadi mengatakan, pihaknya siap memberikan pelayanan swab antigen gratis kepada peserta SKD CPNS. Namun kepastiannya tergantung putusan Wali Kota Mataram. “Kalau Pak Wali setuju digratiskan ya kita laksanakan. Alat kita masih kalau misalnya untuk 200 orang per hari. Bisa nanti itu dimasing-masing puskesmas,” katanya.  (gal)