Maskapai Emirates Mulai Beroperasi 2017

HL Gita Aryadi (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Asisten II Setda Provinsi NTB, H Lalu Gita Aryadi mengatakan, maskapai penerbangan Emirates akan mulai beroperasi melayani penerbangan dari Timur Tengah ke Lombok International Airport (LIA) pada tahun 2017. Saat ini pihak maskapai sedang melakukan promosi rute baru yang akan dibukanya tersebut.

Maskapai penerbangan yang berpusat di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab itu telah melakukan analisis terhadap berbagai potensi dan kelayakan penerbangan dengan destinasi Lombok. “Tahun 2017 sudah beroperasi. Saat ini mereka sedang promosikan rute ke Lombok,” ungkapnya, Sabtu (22/10).

Promosi yang dilakukan untuk menunjang persiapan beroperasinya Emirates ke LIA atau Bandara Internasional Lombok (BIL). Hal itu penting dilakukan, sehingga pada tahun 2017 saat mulai beroperasi sudah jelas penumpangnya.

Masuknya maskapai Emirates ke Lombok merupakan tindak lanjut dari Momerandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Pariwisata dengan pihak Emirates. Dalam MoU tersebut, Menteri Pariwisata, Arief Yahya meminta agar dibuka penerbangan dengan tujuan Lombok, karena Lombok telah mendapatkan penghargaan dalam sektor pariwisata halal. “Ini sudah pasti kok. Kan Pak Menteri yang juga minta langsung,” kata Gita yakin.

Pihak Emirates sendiri melakukan survey ke bebarapa tempat destinasi wisata yang layak dijual. Termasuk di daerah wisata potensial seperti Mandalika Resort. Sementara di daerah akan mempersiapkan kelayakan bandara agar semuanya berjalan lancar.

Disampaikan Gita, manajemen BIL saat ini sedang berbenah. Beberapa upaya yang akan dilakukan seperti penambahan luas appron dan perbaikan terminal. “BIL sebenarnya sudah cukup bagus jika dibandingkan dengan bandara di daerah-daerah lain, kita patut bersyukur. Tapi tetap kita harus benahi dan tingkatkan lagi,” tandasnya.

Sementara Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi menyampaikan komitmen dan dukungan penuh atas rencana tersebut. Menurutnya, kerjasama ini akan berjalan baik apabila semua pihak memiliki pemahaman yang sama terkait pembangunan, khususnya pariwisata yang menjadi prioritas pemerintah.

Orang nomor satu di NTB tersebut memastikan dukungan semua stakeholder dalam mensukseskan rencana tersebut. “Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan melihat Emirates mendarat di Lombok,” ujarnya.

Menurutnya, rencana Emirates tersebut merupakan peluang yang sangat bagus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama dari Timur Tengah yang mayoritas wisatawan muslim.

Apalagi maskapai Emirates mampu mengangkut para wisatawan lebih dari 45 negara dalam satu kali penerbangan. Hal ini dimungkinkan, karena Dubai merupakan International Hub, dan itulah yang membedakan Emirates dengan penerbangan-penerbangan lain. “Apapun yang diperlukan untuk kelancaran program ini, kami siap menyediakannya,” jamin Gubernur gembira.

Apresiasi juga disampaikan H. Burhanudin dari Partai Hanura yang duduk di Komisi II DPRD NTB. Ia meminta maskapai internasional lebih banyak lagi didatangkan. Pasalnya, pariwisata NTB telah mendunia dan kemajuan itu haruslah diikuti oleh sarana dan prasarana pendukung.

Adanya maskapai Emirates yang akan mulai beroperasi tahun 2017 tentu merupakan kabar yang membanggakan. Pasalnya, NTB masih sangat kekurangan maskapai internasional. “Katanya kita mau kembangkan wisata halal. Jadi memang harus ada maskapai yang buka rute dari Timur Tengah. Wisatawan asal Australia juga banyak datang, tapi kenapa gak ada maskapai yang buka rute kesana,” ujarnya. (zwr)