Masa Pendataan Honorer di Pemkab Lobar Diperpanjang

PEMBERKASAN: Para pegawai honor di Lombok Barat saat melakukan pemberkasan. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Masa pendataan tenaga honor baik tenaga honor yang ada di Pemda maupun di satuan pendidikan diperpanjang hingga pekan depan lantaran aplikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk input data dan berkas tenaga non ASN belum siap. Pihak BKD memberikan kelonggaran. Sejauh ini masih banyak tenaga non ASN yang belum menyerahkan soft copy data dan berkas yang dibutuhkan tersebut.

Kabid Pengadaan, Mutasi Data Informasi BKD Lombok Barat, Lalu Muhammad Fauzi, mengatakan, batas waktu pengumpulan sesuai surat Menpan RB yakni tanggal 31 September. Pihak BKD memilih mempercepat penyerahan karena pihak BKD butuh waktu untuk melakukan verifikasi data. BKD kemudian  membatasi penyerahan berkas soft copy tanggal 20 Agustus. “ Tapi melihat perkembangan, aplikasi yang dijanjikan oleh BKN untuk input berkas belum selesai dibuat. Itu membuat kita ada celah untuk memperpanjang terkait beberapa rekan yang belum selesai (berkasnya),” katanya.

Baca Juga :  Juru Parkir Liar di Labuapi Ditindak

Bagi tenaga non ASN yang belum selesai, diberikan kesempatan hingga pekan depan. Pihaknya mempercepat pengumpulan data agar ada waktu melakukan koreksi dan verifikasi. Ketika ada data dan berkas non ASN yang keliru bisa diperbaiki serta dilengkapi. Karena selama perbaikan di BKD, maka cepat dilakukan perbaikan dan melengkapi yang kurang-kurang oleh tenaga non ASN. Kalau sudah di BKN Jakarta, justru akan butuh waktu dan biaya lebih besar. Sehingga yang susah lagi-lagi tenaga non ASN. “ Maksimalkan upaya dulu di sini, biar enggak bermasalah nanti,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Kapal Pesiar akan Bersandar di Gili Mas

Lebih lanjut dikatakan, pendataan ini juga dalam rangka pemetaan untuk kebutuhan untuk selanjutnya diusulkan ke pusat.

Di Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Lobar, para tenaga non ASN sibuk menyiapkan berkas yang dibutuhkan. Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Lobar, H. Suherman, ditemui saat membantu jajarannya melengkapi berkas itu menyebut jumlah tenaga non ASN di Bagian Umum sebanyak 179 orang. “Sekarang teman-teman ini melengkapi pendataan, dimintai berkas untuk diserahkan ke BKD,”kata Suherman.(ami)

Komentar Anda