Mandalika Resort Bukan Lagi Mimpi

PRAYA-Rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah, bukan mimpi lagi.

Indonsia Tourism Development Corporation (ITDC) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) berjanji pembangunan kawasan bukan sekadar janji. ITDC sudah akan action mulai bulan Juli nanti. Untuk tahap awal, ITDC akan membangun jalan sepanjang 7 kilometer.

Jalan ini terbagi dua bagian, yakni jalan Songgong Sengkol menuju Pantai Aan Kuta. Jalan sepanjang 4 kilometer ini awalnya sudah dibangun. Hanya saja, masih sifatnya penimbunan dan pengerasan saja.

Nah, bulan Juli nanti ITDC sudah akan menghotmix jalan tersebut. Selain itu, ada 3 kilometer jalan dari utama dari jalan provinsi Kuta menuju kawasan ITDC. ‘’Jadi total jalan yang akan kami bangun mulai bulan Juli nanti 7 kilometer,’’ ungkap Direktur Pengembangan ITDC, Edwin Darmasetiawan saat menerima kunjungan Wakil Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri di kantornya, kemarin (16/6).

Selain itu, kata dia, bulan Agustus pihaknya akan mulai membangun penataan pantai Kuta. Kemudian bulan Oktober diikuti pembangunan dua hotel. Yaitu Pulmen dan Plutmet. Kedua hotel ini merupakan pembangunan tahap awal yang akan dibiayai langsung oleh ITDC sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selain itu, kata dia, ada dua hotel lagi yang akan dibangun investor Korea dan Amerika. Kedua hotel ITDC ini sendiri diterget selesai dua tahun. ‘’Bulan Oktober 2018 kita harap kedua hotel ini sudah bisa buka,’’ tambahnya.

Sekarang ini, pihaknya sedang melakukan proses tender terhadap pembangunan fisik ini. Mulai dari jalan, penataan pantai, sampai pembangunan hotel. Dalam pembangunan hotel ini, pihaknya hanya akan menunjuk rekanan dan konsultan saja.

Hanya saja, pihaknya harus hati-hati karena mengelola anggaran besar. Untuk pembangunan dua hotel ini saja, membutuhkan anggaran Rp 1,1 triliun. ‘’Untuk Pulmen Rp 400 miliar dan Plutmet Rp 700 miliar,’’ sebutnya.

Menurut Edwin, percepatan pembangunan kawasan Mandalika Resort ini, atas instruksi langsung Presiden Joko Widodo. Presiden telah meminta enam kementerian untuk keroyokan membangunan kawasan tersebut. Yaitu Kementerian BUMN, Pariwisata, Ekonomi, Kemaritiman, dan Bappenas. ‘’Yang jelas, pembangunan kawasan ini akan dibangun secara bertahap,’’ tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri yakin dengan pembangunan yang akan dilakukan ITDC tersebut. Karena pembangunan ini sudah lama ditunggu masyarakat dan banyak akan memberikan efek positif bagi pembangunan daerah. ‘’Kita berharap pembangunan kawasan ini bisa jalan secepatnya,’’ harapnya. (dal)