Mancing Gurita, Nelayan Gerupuk Hilang

PENCARIAN: Petugas dan warga Gerupuk masih mencari Usman Hidayat yang diperkirakan jatuh dan tenggelam di tengah laut saat memancing gurita, kemarin. (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Nahas dialami Usman Hidayat. Nelayan  29 tahun asal Dusun Gerupuk Desa Sengkol Kecamatan Pujut ini dikabarkan hilang setelah memancing gurita. Hingga kemarin sore (30/11), keberadaan Usman belum diketahui. Dia diduga tenggelam karena perahu dan alat pancing korban ditemukan nelayan dari Desa Batunampar Lombok Timur.

Informasi yang diterima koran ini, korban memang sehari-hari beraktivitas sebagai nelayan. Korban biasa melaut sehabis salat subuh dan biasa pulang sekitar pukul 11.00 Wita. Namun, hingga setengah hari Usman belum pulang. Kabar keberadaan Usman ini semakin mengejutkan keluarga ketika perahu dan alat pancingnya ditemukan nelayan lain.

Keluarga Usman kemudian mengabarkan kepada pihak berwenang. Petugas kemudian langsung mencari Usman tapi belum ditemukan. “Kita masih melakukan pencarian,’’ ujar Kapolsek Pujut, IPTU Lalu Abdurrahman saat dikonfirmasi, kemarin.

Dari informasi yang dikumpulkan Abdurrahman, Usman pergi memancing sekitar pukul 04.30 Wita, kemarin. Korban berangkat sendiri dari rumahnya menuju Gili Sayak untuk memancing gurita. Sekitar pukul 08.00 Wita, perahu dan alat pancing korban ditemukan nelayan dari Batunampar. Nelayan ini menghubungi Kemat, salah seorang warga Gerupuk dan mengabarkan bahwa ia telah menemukan perahu bertuliskan ‘Giran’ di lambung perahu.

Perahu itu ditemukan dalam keadaan mesin masih hidup tanpa awak. Dari perkiraan sementara, Usman diperkirakan jatuh dari perahu dan tenggelam terbawa arus. “Perkiraan sementara, korban tenggelam terbawa arus dan korban belum ditemukan sampai kemarin. Keluarga korban dan warga masih terus melakukan pencarian,” terangnya. (met)