Maluk United Angkat Kaki

Maluk United Angkat Kaki
ADU SKILL: Salah satu pemain Maluk United akan merebut bola, Yadi Hoes (baju biru) duel dengan PS Yadama Sapriadi (15). (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG—Perjuangan maluk United Sumbawa dalam turnamen terbuka Garuda Muda 2017 akhirnya kandas. Tim asal Pulau Madu ini menyudahi perjuangan setelah kalah lewat adu penalty melawan PS Yadama Montong Gamang dengan skor 3-2.

Kamis kemarin (30/3), Maluk United meladeni permainan PS Yadama Montong Gamang di Lapangan Umum Narmada, Lombok Barat. Sepanjang 90 menit pertandingan, kedua tim meraih hasil imbang. Di laga ini tak satu pun gol yang tercipta. Praktis, hingga pertandingan berakhir kedudukan 0-0.

Baik Ps Yadama dan Maluk United sama-sama ngotot untuk memenangkan laga. Yang menarik, tensi serangan PS Yadama yang di motori oleh Meri Irawan (6) dan kawan-kawan sukses mengurung pertahanan dari Maluk United yang dikapteni langsung oleh Muhlis Capunk (12). Tekanan yang diberikan terhadap Maluk United membuat lini pertahanan tim ini bekerja ekstra keras.

[postingan number=5 tag=”olahraga”]

Seiring dengan tekanan yang diberikan terhadap Maluk United, berkali-kali pula penjaga gawang tim ini dibuat mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Namun demikian, penjaga gawang maluk United tak sampai memungut bola dari dalam gawang.

Nyaris selama 20 menit pertandingan di babak pertama, Montong Gamang sukses mendominasi. Namun begitu, Maluk United mulai menujukan permainan yang lebih berkembang. Bahkan, di menit 25, Maluk United mulai membalikan keadaan. Tim ini mulai menekan PS Yadama.

Namun begitu, ketangguhan barisan belakang PS Yadama selalu mematahkan serangan Maluk United. Tak heran jika hasil imbang tersaji hingga babak jeda istirahat.

Diparuh kedua, kedua tim relatif imbang. Baik dari sisi penguasaan bola dan peluang yang didapat. Namun begitu, dewi fortuna belum berpihak ke salah satu tim. Praktis, hasil seri diraih keduanya hingga peluit panjang dibunyikan pengadil lapangan.

Dari hasil ini, Maluk United tercecer dari perburuan punvcak klasemen. Tim perwakilan asal Sumbawa ini dipaksa bertengger di posisi ketiga puncak klasemen setelah kalah melalui adu penalty dengan skor 3-2.

Kapten PS Yadama, Meri Irawan mengatakan, dirinya mengaku cukup capek meladeni permainan tim perwakilan Sumbawa tersebut. Anak-anak Maluk United disebutnya memiliki lini bertahan yang cukup solid. Selain itu, koordinasi antarlini juga dianggap cukup rapi.

“Tapi bagaimana pun kami tetap bersyukur karena lolos ke babak berikutnya,” jelasnya.

PS Yadama dipastikan menjadi salah satu tim yang akan berlaga bersama tim-tim lain yang sudah lebih dulu lolos. (cr-adi/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid