Setelah Makan Korban, Gardu PLN Dipindahkan

Ilustrasi PLN
Ilustrasi PLN

PRAYA-PLN Rayon II Praya Lombok Tengah akhirnya bersedia memindahkan gardu listrik di area masjid Darul Yaqin Desa Jelantik Kecamatan Jonggat.

Ini menyusul adanya korban dan laporan dari Pemdes jelantik. Manajer PLN Rayon II Praya, Deny Mahfuz mengatakan, pemindahan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan dari masyarakat setempat. Di mana gardu tersebut sempat makan korban. Salah seorang tukang bangunan tersengat aliran listrik hingga tubuhnya gosong terbakar. “Saya kemarin sudah turun ke lokasi gardu sesuai permintaan Kepala Desa Jelantik. Gardu tersebut kita akan pindahkan ke depan pembangunan Polindes desa setempat,” kata Deny, kemarin (21/2).

Baca Juga :  Delapan Kontingen STQ Loteng Diterbangkan ke Nasional

[postingan number=3 tag=”pln”]

Selain permintaan, gardu tersebut memang sangat berdekatan dengan masjid. Sehingga hal ini juga yang membuat dirinya harus melakukan pemindahan sesuai permintaan warga setempat. “Awalnya saya sendiri belum mengetahui kalau ada gardu yang terlalu dekat dengan masjid. Tapi sekarang itu tak jadi masalah karena pemindahan ini masih dalam proses,” ujarnya.

Teknisnya, terang Deny, proses pemindahan ini membutuhkan waktu beberapa hari. Pihaknya akan membangun tempat gardu dulu di tempat yang telah disediakan, baru kemudian gardunya dipindahkan. Sebab, jika langsung dicabut maka akan ada pemadaman untuk satu wilayah. ‘’Ini yang kita tidak mau. Untuk itu, kita harapkan masyarakat bersabar,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  TMS, Amir Ali Langsung Terpental

Ditambahkan Deny, untuk korban sendiri pihaknya akan memberikan bantuan tali asih. “Anggaran untuk itu sebenarnya tidak ada, namun karena rasa kepedulian kepada masyarakat, kami akan mencarikan bantuan lain,” tutupnya. (cr-ap)