Maju Pilkada Loteng, Istri Sekda NTB Mundur dari PNS

Lale Prayatni
Lale Prayatni (ist)

MATARAM–Asisten II Setda Lombok Barat (Lobar) Lale Prayatni nampaknya serius maju Pilkada Lombok Tengah (Loteng) 2020. Istri Sekda NTB Lalu Gita Ariadi ini mundur dari PNS agar lebih fokus dalam pencalonan. “Saya sudah ajukan surat pengunduran diri sebagai PNS,” katanya, Sabtu (11/7) lalu.

Lale mengaku, keputusan mundur sebagai PNS, sudah melalui pertimbangan matang. Karena dari komunikasi politik dengan sejumlah parpol, sudah ada sinyal positif dirinya untuk diusung. Parpol mana saja itu? Perempuan kelahiran Ubung, Kecamatan Jonggat, Loteng ini masih merahasiakan.

Yang jelas kata dia, para elite parpol, baik di tingkat daerah maupun pusat, memberikan prioritas dirinya untuk diusung sebagai bakal calon bupati. Tetapi mengingat dinamika politik yang begitu kencang di Loteng, dirinya tak bisa tetap memaksakan menjadi orang nomor satu. “Jadi nomor dua tak masalah. Tetapi saat ini prioritas jadi nomor satu,” jelasnya.

Disinggung terkait dirinya yang sudah mengantongi kartu tanda anggota (KTA) Partai Gerindra, Lale tak menampiknya. Keputusan menjadi anggota Gerindra sudah melalui komunikasi politik dengan elite parpol di tingkat pusat. “Sebagai bentuk komitmen, sudah ada KTA,” imbuhnya.

Informasi yang diserap Radar Lombok, Gerindra menyiapkan opsi alternatif dengan membuat paket Lalu Pathul Bahri-Lale Prayatni. Hal tersebut jika paket Lalu Pathul Bahri-Nursiah gagal meraih dukungan Golkar. Mengingat Nursiah yang juga Sekda Loteng itu diajukan oleh Golkar di daerah. Tetapi DPP Golkar nampaknya tetap ingin agar kader Golkar menjadi orang nomor satu, bukan nomor dua. “Soal opsi itu (Lalu Pathul Bahri-Lale Prayatni) saya tidak tahu. Karena tidak pernah ada pembicaraan dengan saya terkait opsi itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kabag Humas Setda Lobar Ahkam Mahfudz membenarkan bahwa Lale Prayatni sudah mengajukan surat pengunduran diri per 1 Juli dari PNS. “Dan per tanggal 6 Juli beliau resmi mengajukan pensiun muda,” paparnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lobar ini mengatakan, dalam surat pengunduran diri itu, Lale menyampaikan hendak fokus pada pencalonan di Pilkada Loteng. “Jadi surat pensiun beliau sedang berproses di kepegawaian,” pungkasnya. (yan)

BACA JUGA :  Mendagri Optimis NTB Mampu Sukseskan Pilkada Serentak 2020