Maju Pilgub, Lalu Gita Gandeng Sukiman?

Lalu Gita Ariadi-Sukiman Azmy (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Ada sejumlah kandidat yang sudah memutuskan dengan siapa berpasangan di pemilihan gubernur (Pilgub) NTB 2024, seperti duet HM Suhaili FT-Asrul Sani (Suhaili-Asrul) dan Hj Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyafirin (Rohmi-Firin).

Namun ada juga sebagian yang masih terus berproses dan saling menjajaki untuk kemungkinan berpasangan di Pilkada NTB 2024. Diantaranya Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi, yang dikabarkan akan menggandeng mantan Bupati Lombok Timur dua periode, Sukiman Azmy sebagai calon wakil Gubernur pendamping di kontestasi Pilgub NTB tersebut.

Lalu Gita sudah sangat intens berkomunikasi dan bertemu Sukiman. Bahkan dikabarkan sudah ada kesepakatan diantara dua tokoh NTB ini untuk berpasangan sebagai Cagub dan Cawagub. Konon keduanya akan mengumumkan berpasangan pada pekan depan.

Baca Juga :  Pekerja NTB Tolak Pencairan JHT di Usia 56 Tahun

Terkait itu, Pj Gubernur NTB Lalu Gita yang dikonfirmasi perihal tersebut, tidak menampiknya. “Tahu saja,” ucapnya, kemarin.

Lalu Gita pun tidak menepis kabar dirinya dan Sukiman, berdua telah bertandang ke Jakarta, menemui petinggi DPP PPP baru-baru ini. Namun demikian, Lalu Gita mengatakan dirinya tidak ingin disebut hanya milik satu partai. “Kesempatan yang diberikan partai untuk non kader, kita pasti mendaftar seperti di Golkar,” ujarnya.

Lalu Gita mengatakan dirinya akan terus melakukan penjajakan dan komunikasi politik dengan semua calon yang ada. “Semua kita saling jajaki. Saya sudah bertemu dengan Ibu Rohmi dan Pak Musyafirin disetiap acara, dan kita juga saling bertanya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mantan Kepala Pelabuhan Kayangan Divonis 14 Tahun

Lalu Gita juga mengaku mencari kriteria pendamping yang punya kesamaan dan saling melengkapi. Dimana menurutnya, penjajakan dan komunikasi dengan para kandidat lainnya relatif masih cair. “Saling melengkapi, punya chemistry dan diterima oleh masyarakat. Spirit yang sama, semua masih cair, dan Insya Allah saya ikhtiar begitu,” ungkapnya.

Dia menegaskan, keputusan dirinya maju bertarung di kontestasi Pilgub NTB tidak terlepas dari rasa untuk kembali terpanggil membangun dan memajukan daerah (NTB). “Tentu kita terpanggil untuk mengabdi dan membangun daerah,” lugasnya. (yan)

Komentar Anda