Mahasiswa Unram Pemilik Ganja 2,8 Kg Segera Diadili

DILIMPAHKAN: Kejari Mataram terima pelimpahan NKS, mahasiswa Unram pemilik ganja 2,7 kg dari Satresnarkoba Polresta Mataram. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Satresnarkoba Polresta Mataram menyerahkan berkas perkara milik seorang mahasiswa Universitas Mataram (Unram) inisial NKS ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. NKS adalah pemilik 2,7 kg ganja yang ditangkap Senin malam (18/3).

“Iya, tersangka (NKS) dan barang buktinya sudah dilimpahkan tadi,” kata Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, Selasa (21/5).

Pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) tersebut berdasarkan¬† surat dari Kejari Mataram Nomor: B-1385E/N.2.10/Enz.1/05/2024, tertanggal 8 Mei 2024 perihal berkas perkara NKS dinyatakan sudah lengkap (P21). “Berkas perkaranya sudah dinyatakan P21 makanya kami limpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan,” ujarnya.

Adanya pelimpahan tahap II ini dibenarkan Kasi Intel Kejari Mataram Muhammad Harun Al Rasyid. “Iya ada,” timpalnya.

Baca Juga :  Penipuan Berkedok Anggota Polisi Diselesaikan dengan RJ

Usai jaksa penuntut melakukan serangkaian pemeriksan, jaksa kembali menahan tersangka. “Tersangka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuripan, Lobar,” katanya.

Tindak lanjut dari pelimpahan itu, jaksa penuntut tengah melengkapi sejumlah administrasi untuk kepentingan persidangan nanti. Termasuk dalam menyusun berkas dakwaan tersangka. “Segera dilimpahkan ke PN Mataram (untuk disidangkan),” ungkap Harun.

Mahasiswa Unram asal Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Dompu ini ditangkap di sebuah kos yang berada di Pagesangan, Kota Mataram. Penangkapan pelaku bermula dari adanya informasi dari Bea Cukai Mataram bahwa ada barang mencurigakan masuk ke wilayah Kota Mataram, yaitu paket ganja.

Melalui control delivery, NKS ditangkap dengan barang bukti satu dus paket yang berisikan satu bal ganja. Dan, paket lainnya terdapat dua bal ganja. Tiga bal ganja itu dengan berat brutonya 2.887,45 gram atau 2,8 kg.

Baca Juga :  Melawan, Residivis Curat Ditembak

NKS disebut sebagai bandar. Dari hasil interogasi, pelaku sudah lima kali memesan ganja dari Sumatera sejak 2023 lalu. Pelaku tidak pernah memesan ganja dengan berat di bawah 1 kg. Pertama 1 kg, kedua 1,5 kg, ketiga 2 kg, keempat 1 kg dan terakhir 2 kg.

Per kg dibeli dengan harga Rp 6-7 juta. Kemudian dijual Rp 14-16 juta per kg. Paket ganja yang keempat dan kelima tertanggal 12 dan 14 Maret 2024. Pelaku mengirimnya menggunakan jasa ekspedisi berbeda. Pelaku mengedarkan ganja tersebut di Kota Mataram dan Pulau Sumbawa. (sid)

Komentar Anda