Mahasiswa NTB Tolak Jokowi 3 Periode

AKSI : Ratusan mahasiswa NTB yang tergabung dalam aliansi rakyat NTB turun aksi di kantor DPRD Provinsi. (ABDURRASYID EFENDI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ratusan mahasiswa asal NTB yang tergabung dalam Aliansi Rakyat NTB Menggugat mendatangi kantor DPRD Provinsi NTB, Jumat (8/4).

Presma Unram sekaligus kordum aksi, Yudistira  mengatakan, kedatangannya bersama mahasiswa lainnya ialah untuk menuntut DPRD NTB mendesak Presiden Jokowi, agar bersikap tegas menolak serta memberikan

pernyataan sikap terhadap penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode. “Kami di sini untuk membela, tidak boleh ada yang menindas kita,” Yudistira saat orasi di depan kantor DPRD NTB.

Ia juga meminta agar DPRD Provinsi NTB mendesak Presiden Jokowi untuk menunda dan mengkaji ulang UU IKN, termasuk dengan pasal-pasal yang bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial ekologi, politik, ekonomi dan kebencanaan.

BACA JUGA :  Investor Pemenang Gili Tangkong akan Dipanggil

Tuntutan lainnya juga disebutkan, meminta DPRD Provinsi NTB agar mendesak Presiden Jokowi untuk memastikan adanya stabilitas harga bahan pokok danmenyelesaikan permasalahan gas elpiji, BBM, PPN dan ketahanan pangan lainnya. Serta menuntut DPRD Provinsi NTB agar menghentikan segala praktek pembukaman demokrasi dan menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di NTB. “Indonesia saat ini sedang tidakk baik-baik saja. Kami minta untuk menghentikan segala pratik pembukaman demokrasi dan menyelesaikan segala konflik agraria yang terjadi di NTB,” tegasnya.

BACA JUGA :  Konstruksi Proyek Kereta Gantung Rinjani Dimulai Akhir 2022

Massa aksi ditemui oleh wakil ketua DPRD NTB, H Mori Hanafi yang damping oleh Sekretaris DPRD, H Mahdi. Dalam kesempatan itu Mori menegeskan, bahwa apa yang menjadi tuntutan masa aksi akan ditindaklanjuti.  “Kami terima tuntuan mahasiswa. Dan kami juga menolak tiga periode presiden,” pungkasnya. (cr-sid)