Madrasah Diancam Tidak Dapat BOS

PRAYA—Madrasah di Lombok Tengah (Loteng), masih banyak yang belum mengeluarkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) termin kedua terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Lantaran itu, madrasah-madrasah yang ada terancam tidak mendapatkan dana BOS untuk termin ketiga.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor kementerian Agama (Kemenag) Loteng, Hambali mengatakan, gagalnya pencairan dana BOS bagi madrasah lantaran beberapa persyaratan pencairan dilalaikan.  Salah satunya, masih banyak yang belum mengumpulkan SPJ,” ungkapnya, Jumat (19/8).

Padahal, jelasnya, pihaknya berulang kali melyangkan surat peringatan kepada masing-masing madrasah. Namun sampai saat ini masih juga membandel.

Masih banyaknya madrasah yang bandel lanjutnya, terpaksa membuat pihaknya mengulur waktu untuk mentolerir. Pihaknya  memberikan peluang untuk membuatkan SPJ sampai tanggal 25 Agustus mendatang.

“Kita sebelumnya sudah menyurati, namun masih saja ada madrasah yang bandel. Jika sampai batas perpanjangan waktu ini ada yang belum mengumpulkan, terpaksa kami akan tinggalkan mereka,” ancamnya.

Dibeberkan, sesuai dengan data saat ini, jumlah sekolah yang sudah mengumpulkan mengumpulkan SPJ termin ke II kurang dari 10 persen. Sedikitnya madrasah yang sudah mengumpulkan SPJ membuat pihaknya resah. Padahal manfaat dari dana tersebut akan dirasakan sendiri oleh madrasah bersangkutan. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid