SELONG– Anggota DPRI dapil NTB HM Syamsul Luthfi mengingatkan agar masyarakat NTB tidak mudah terprovokasi dengan sejumlah gejolak yang terjadi di daerah ini. Termasuk adanya aksi demo yang dilakukan sekelompok orang ke Polda NTB Kamis kemarin (11/8)
‘’ Masyarakat tidak boleh terprovokasi oleh upaya oknum-oknum tertentu,” imbaunya kemarin.
Dikatakan, persoalan tersebut sebagai upaya sekolompok orang untuk menciderai kepemimpinan Gubernur NTB Tuang Guru Bajang (TGB) TGH Zainul Majdi yang telah diberikan amanat untuk memimpin daerah ini selama dua priode. Berbagai bentuk persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan daerah ini harus diwaspadai. Namun jangan mudah terpancing oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
‘’ Harus kita waspadai, mari kita lebih mengedepankan kepetingan umat, kesejahteraan masyarakat ketimbangan terpengaruh dengan kepentingan kelompok dan golongan tertentu,” sebut mantan Wakil Bupati Lombok Timur ini.
Timbulnya persoalan itu, lanjutnya tak lepas dari sejumlah prestasi yang telah dicapai daerah ini selama kepemimpinan TGB. Diantaranya keberhasilan NTB melaksanakan MTQ tingkat nasional, kunjungan wisatawan yang terus meningkat dan pertumbuhan ekonomi NTB yang saat ini masuk peringkat kedua nasional.
Semua prestasi yang telah dicapai daerah ini, harus dijaga. Sebagai masyarakat NTB, Luthfi pun tidak ingin kondisitifas dan keamanan daerah ini terganggu. Untuk itu semua pihak diajak agar berpikir yang jernih dan rasional menyikapi persoalan yang ada. ‘’ Kita butuhkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Jangan sampai terganggu dengan ulah oknum-oknum tertentu. Karena masih banyak hal lain yang lebih penting yang harus dilakukan pemerintah untuk kemajuan daerah ini,” sebutnya.
Selain itu, lanjutnya sebagai umat beragama, khususnya umat Islam harusnya bisa menjaga tali silaturrahmi antar sesama. Itu juga perlu dilakukan dengan umat dari agama yang lain demi keamanan daerah ini. ‘’ Kan baru kita selesai puasa, mestinya kita kokohkan tali silaturrahmi. Kita semua harus menjaga NTB. Jangan kita merusak tatanan kehidupan yang saat ini tengah damai di tengah masyarakat,” pungkasnya. (lie)