Lutfi Mengaku Sedang Mempersiapkan Diri

HM Syamsul Lutfi SE MSi (Jalal/Radar Lombok)

SELONG—Bakal calon bupati Lombok Timur, Hm Syamsul Lutfi mengatakan, dirinya tengah menyiapkan berbagai variabel yang diperlukan guna dapat menentukan keberhasilan dalam rencana pencalonan mendatang.

“Saya sangat mengapresiasai aspirasi yang menginginkan saya menjadi calon bupati Lotim,” katanya saat ditemui di kediamanya, Selasa malam (10/1).

Terkait pencalonan tersebut, ia masih memilih masih tutup mulut. Hanya saja kepastian terkait pencalonan dirinya akan disampaikan dalam waktu dekat.

Andai nanti akan mengutarakan kesiapannya menjadi orang nomor satu di Lotim, jelasnya, dipastikan saat yang bersamaan adalah sebagai tanda bahwa dirinya telah siap mengemban tugas sebagai tampuk pimpinan di daerah itu.

Untuk saat ini, jelasnya, dirinya masih menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat. Pihaknya pun melakukan survei untuk mengetahui elektibilitas dan polpularitas dirinya yang akan ikut bertarung pada pertengahan 2018 mendatang. Praktis, konsolidasi internal, baik secara kepartaian maupun organisasi terus dilakukan.

Dikatakan, banyak variabel-variabel untuk menentukan kesuksesan seseorang dalam pencalonan sebagai kepala daerah atau bupati. “Karena kami menyadari banyak variabel-variabel yang akan menentukan keberhasilan seseorang tersebut, maka kita dari sekarang harus mempersiapkan diri, demikian juga yang lain pasti sedang mempersiapkan diri,” jelasnya.

[postingan number=3 tag=”pilkada”]

Menyinggung tentang apa yang telah disampaikan oleh satah satu tokoh NW Pancor yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat DPC Partai Demokrat Lotim, yaitu Ir H Khairuk Rizal ST Mkom tentang rencana koalisi dua NW, Pancor dan Anjani untuk mendukungnya sebagai calon bupati dan wakil bupati dari pihak Anjani, dikatakan merupakan hal yang wajar. “Kita harus mengapresiasi apa yang disampaikan oleh salah satu tokoh NW itu, bahwa itu merupakan pernyataan dari nurani yang paling dalam dan saya pikir wajar-wajar saja dan tidak ada yang terlalu istimewa,” katanya.

Dijelaskan bahwa pihaknya telah melakukan tiga kali survei dan terakhir dirilis bulan November lalu dan hasilnya dikatakan cukup memuaskan. “Meski hasilnya cukup memuaskan namun bukan berarti harus jumawa dengan hasil yang ada. Katanya, masih banyak variabel-variabel yang harus dipenuhi guna menentukan keberhasilan mendatang dan itu semua kini tengah berupaya dipenuhi.. (lal)