Luis Milla Resmi Pelatih Timnas

ANGIN SEGAR: Ditunjuknya Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia diharapkan bisa membawa angin segar bagi persepakbolaan tanah air lantaran prestasi pelatih Spanyol ini.

JAKARTA – Setelah melewati negosiasi yang sangat alot, PSSI akhirmya mencapai kata sepakat dengan Luis Milla Aspas. Otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu pun langsung mengumumkannya pelatih asal Spanyol itu secara resmi kepada media di kantor PSSI, lantai 17 Grand Rubina, Kuningan, Jakarta, sore kemarin (20/1). 

Dalam jumpa pers itu, Milla yang menggunakan kemeja warna biru lengan panjang yang digulung sampai ke sikut itu terlihat lebih santai. Jenggotnya yang dicukur tipis dengan rambut ikal yang tetap terlihat basah oleh sapuan minyak rambut itu terlihat lebih fresh. Dia didampingi oleh  Simon Toselli, seorang transleter asal Prancis yang mahir berbahasa Spanyol dan Indonesia.

Pelatih berusia 50 tahun itu mengakui bahwa, kepercayaan yang baru saja diberikan oleh PSSI kepadaya itu adalah sebuah tugas yang sangat penting. "Saya sudah di Indonesia sejak dua hari lalu. Saya datang kesini untuk berusaha keras membawa timnas Indonesia lebih baik lagi," kata mantan pelatih Timnas U-23 Spanyol ini. 

Dalam kesempatan itu, meski mengakui bahwa kedatangannya di Jakarta tersebut adalah pengalaman pertamanya, namun dia optimistis bisa segera beradaptasi dengan iklim sepak bola tanah air. Kepada skuad Garuda –julukan Timnas — dia juga siap menularkan semua ilmu dan pengalamannya ketika melatih timnas muda Spanyol dulu. 

[postingan number=3 tag=”timnas”]

Milla lantas menjelaskan, salah satu alasan dia menerima pinangan PSSI tersebut, karena usia pemain timnas yang akan dia tangani nanti sama dengan yang pernah dia lakukan bersama Timnas U-23 Spanyol. "Saya sudah empat tahun menangani tim dengan usia yang sama di Spanyol. Tapi, saya baru dua hari berada di sini dan saya belum bisa berbicara banyak persoalan teknis," tegasnya. 

Setelah penandatangan kontrak tersebut, Milla langsung kembali ke Spanyol, hari ini untuk melakukan pengurusan dokumen serta administrasi domisili dalam jangka waktu panjang di Indonesia. Rencananya, dia baru kembali ke Jakarta pada 31 Januari mendatang dan baru akan menggelar latihan perdana dengan timnas pada 8 Februari. 

Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid ini dikontrak untuk menangani timnas senior Indonesia. Namun, selama tahun ini tidak ada agenda resmi internasional untuk timnas senior, Milla lantas diberikan kewenangan untuk menukangi Timnas U-22 untuk tampil di SEA Games Kuala Lumpur, Malaysia, Agustus mendatang, serta Timnas U-23 yang tampil di Asian Games 2018. 

Sekjen PSSI, Ade Wellington mengungkapkan bahwa, mereka sudah mengusung target besar bagi pria yang pernah membawa Spanyol juara Piala Eropa U-21 pada 2011 silam itu. Target tersebut adalah, bisa meraih medali emas di SEA Games 2017 dan berada di peringkat empat Asian Games 2018 di Jakarta – Palembang. "Ini challenge untuk dia," kata Wellington. 

Nah, dalam latihan perdana awal Februari tersebut, Wellington menyebutkan bahwa mereka sudah menyiapkan 50 nama pemain yang akan disodorkan ke Milla. Selain itu, lanjut Wellington, PSSI juga akan memfasilitasi Milla untuk memantau langsung pemain potensial dari setiap klub yang berlaga di turnamen pra musim Piala Presiden, yang mulai 31 Januari nanti. (ben)