Luas Tanam Padi Lotim Mencapai 50 Ribu Hektar

RAPAT KOORDINASI: Kodim 1516 Lotim dan Dinas Pertanian dan Kehutanan Lotim, saat melakukan rapat koordinasi dengan petani, Gapoktan, Danramil dan Babinsa terkait luas tambah tanam padi dan serapan gabah petani (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Dinas Pertanian dan Kehutanan Lotim, bersama Kodim 1516 Lotim, melakukan rapat koordinasi, Selasa (7/3). Kegiatan ini dilakukan untuk membahas terkait luas tambah tanam padi dan serapan gabah petani Lotim untuk tahun ini. dimana pelaksanaan kegiatan dihadiri sejumlah Gapoktan, Danramil dan Babinsa.

Kadis Pertanian dan Kehutanan Lotim, Zaini mengatakan, memasuki bulan Februari 2017 ini, luas areal tanam padi di wilayah Lotim terus mengalami peningkatan. Saat ini luas lahan tanam padi yang telah terealisasi mencapai 50 ribu hektar dari target 62 ribu hektar.

“Terkait luas tanam kita, sampai Februari yang sudah tercapai hampir 90 persen dari target Upsus 62 ribu hektar. Kalau sebelumnya hanya 47 ribu hektar,” kata Zaini.

Dari 50 ribu hektar lahan tanam padi yang sudah tercapai, sisanya sekitar 12 ribu hektar kini diupayakan bisa segara direalisasikan. Untuk mencapai sisa target tersebut, dalam rapat koordinasi itu kata dia, semua unsur terkait yang hadir telah menyatukan pendapat untuk bergerak bersama dalam mengejar 12 ribu hektar sisa target lahan tanam. “Kesepakatan kita, Insha Allah 12 ribu ini bisa tercapai,” ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”lotim”]

Sementara untuk target produksi gabah itu sendiri lanjutnya, perhektarnya yaitu 5,6 ton. Sementara untuk total capaian serapan gabah secara keseluruhan tahun ini tinggal dikakulasikan target 5,6 ton per hektar dengan total target capaian luas tanam padi seluas 62 hektar.

Sementara untuk musim tanam sendiri, tahun ini petani Lotim kata dia bisa menam dua kali. Hal ini mengingat dari perkiraan BMKG, curah hujan untuk Lotim masih akan turun hingga bulan Maret dan April mendatang. “Sehingga dalam rapat ini, juga kita berharap petani dan Gapoktan agar mempercepat luas tambah tanam,” sebutnya.

Selain itu, mereka juga akan melakukan antsipasi ancaman cuaca ekstrim seperti El Nino. El Nino sendiri kata dia diperkirakan akan datang sekitar bulan Juni. Jika ancaman El Nino ini nantinya melanda wilayah Lotim, mereka pun akan memaksimalkan sejumlah fasilitas yang ada di dinasnnya, untuk memenuhi kebutuhan air para petani.

“Kita punya pompa, dan juga kita segera akan melakukan pembangunan jaringan irigasi,” tutup dia.

Sementara Dandim 1516 Lotim, Letkol. Inf Musthofa menjelaskan, terkait dengan capaian program cetak sawah baru. Dikatakan, dari sekian 980 hektar cetak sawah  baru yang tersebar di beberapa kecamatan di Lotim, sebagian besar telah ditanami oleh para petani. Sebagian besar dari lahan cetak sawah itu telah  ditanami padi dan sebagian jenis tanaman lainnya.

“Tapi ada satu lokasi di Bagik Payung Timur belum bisa ditanami, karena masih dibuatkan jaringan irigasi. Bahkan sebagian cetak sawah baru yang telah ditanam, sudah ada yang di panen. Tapi sebagian besar masih belum,” pungkasnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid