LPA dan Kompak Gelar Rapat Evaluasi

RAPAT EVALUASI: Tampak ketika LPA Lotim dan Kompak Jakarta menggelar rapat evaluasi, terkait program pemenuhan identitas hukum berbasis desa (JALAL/RADAR LOMBOK)

SELONG—Lembaga Perlindungan Anak (LPA), bekerjasama dengan Kompak Jakarta, menggelar rapat  evaluasi pelaksanaan program penuntasan identitas hukum melalui pelayanan terpadu itsbat nikah, pencatatan nikah akte lahir, KK, E-KTP dan akte kematian.

Bertempat di lantai dua kantor Bupati Lotim, Selasa lalu (7/3), kegiatan ini dihadiri Asisten I Pemkab Lotim dan beberapa Kepala SKPD, Ketua Pngadilan Agama Selong, Polres Lotim, para pimpinan LSM terkait ketenagakerjaan, Camat Aikmel dan enam kepala desa di Kecamatan Aikmel yang menjadi lokasi pilot program.

Konsep program adalah membangun kemitraan dengan revitalisasi kearipan lokal dengan kembali membangkitkan semangat gotong royong dengan pemikiran bahwa identitas hukum sangat pundamental bagi warga dan merupakan hak yang harus di penuhi oleh negara.

[postingan number=3 tag=”lotim”]

Namun karena keterbatasan anggaran pada Pemda Lotim menyebabkan target capaian tahun 2016 hanya 69 % dari 82 % target nasional thn 2017. Adapun program ini dilaksanakan di enam desa di Kecamatan Aikmel yaitu Aikmel, Aikmel Utara, Toya, Lenek, Kalijaga Timur dan Sukarema.

Ketua LPA Lotim, Judan Putrabaya mengatakan jika persoalan jumlah penduduk yang sangat besar menjadi kendala tersendiri bagi Pemda Lotim. Dalam kondisi ini diperlukan kerjasama berbagai pihak. “LPA selama ini telah mendorong berbagai pihak serta telah memberi pemahaman pada warga akan pentingnya kepemilikan identitas hukum,” katanya.

Selama program berlangsung capaian 4 desa lokasi ptogtam rata-rata 95%  untuk akte lahir 0 – 17 tahun. Untuk itsbat nikah dengan kerja sama Pengadilan Agama Selong dan Kemenag Lotim telah menuntaskan 68 pasang melalui program Prodeo Dipa  PA Selong dan sebanyak  27 pasang  akan di laksanakan tanggal 13Maret 2017 di Desa Lenek dan Aikmel.

Asisten I Setda Lotim, HM Taufik Juaeni, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan pada LPA dan KOMPAK. “Jika masyarakat sudah sadar akan pentingnya kepemilikan identitas hukum, maka tinggal Pemda yang harus bekewajiban memenuhi rasa antusiasme warga tersebut, dan tentu harus menyiapkan perangkat elektronik yang diperlukan. Terutama Dukcapil yang ditunjuk oleh UU,” katanya. (lal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid