Lotim Siapkan 570 Hektar untuk Budidaya Porang

PELATIHAN : Pelaku IKM diberi pelatihan pengelolaan porang dan logam kemarin.

SELONG –  Lombok Timur akan menjadi sentra porang. Pemkab Lombok Timur mendapatkan DAK dari pemerintah pusat sebesar  Rp 9,3 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan pabrik pengelolaan porang  bertempat di Desa Pringgabaya Utara Kecamatan Kecamatan Pringgabaya.  Termasuk juga dianggarkan untuk pelatihan dan lain-lain. Selain itu Pemkab Lombok Timur juga telah menyiapkan lahan seluas 570 hektar lahan  untuk budidaya porang yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Tidak hanya lahan , hal lain yang dipersiapkan untuk mendukung program ini berupa  pelatihan para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Pelatihan yang dimaksud ialah pelatihan manajemen mutu dan pengelolaan porang dan logam. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy, Senin (11/7).”Keberadaan sarana dan prasarana  pengolahan porang di Lombok Timur ditunjang sentra budidaya seluas kurang lebih 570 hektar yang tersebar di Kecamatan Pringgasela, Suela, Sembalun, Masbagik dan Pringgabaya. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati HM. Sukiman Azmy.

Baca Juga :  91 P3K Pemkab Lotim Terima SK

Karena itu ia berharap 40 orang peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik untuk kemudian menciptakan inovasi dan kreasi di bidang industri, baik untuk porang maupun logam, ataupun potensi-potensi lainnya. Lebih lanjut disampaikan, Lombok Timur memiliki banyak potensi yang dapat dijual dan dikembangkan melalui industrialisasi. Akan tetapi dibutuhkan fasilitasi dan motivasi untuk pengembangannya, baik dalam bentuk moril, terlebih materiil berupa permodalan.” Karenanya dukungan dari pemerintah pusat seperti halnya pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat pelaku IKM,” harapnya.

Baca Juga :  Pemandu Lagu Kafe Meliwis Meninggal Terpapar Corona

Pelatihan penguatan mutu dan pengelolaan IKM porang dan logam ini akan berlangsung selama dua pekan hingga 23 Juli mendatang dengan dana bersumber dari DAK non fisik Dinas Perindustrian Lombok Timur. Selain kegiatan ini akan dilaksanakan pula peningkatan SDM dan daya saing IKM, pengembangan kemitraan IKM, serta pelatihan kemitraan berorientasi ekspor. Khusus untuk budidaya porang, tahun anggaran 2022 Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendapatkan DAK Fisik dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sebesar Rp 9,3 miliar lebih. Jumlah tersebut untuk pembangunan gedung pengolahan porang sebesar lebih dari Rp 5 miliar dan mesin pengolahan senilai Rp 3,9 miliar, serta sisanya untuk perencanaan dan pengawasan. Gedung tersebut berdiri di atas lahan seluas 5.000 m² di Desa Pringgabaya Utara Kecamatan Pringgabaya.(lie)