Lotim Siap Terapkan Sekolah 5 Hari

Lalu Sukardi
Lalu Sukardi (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Rencana Menteri Pendidkan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI menerapkan sekolah lima hari disambut baik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur. Pasalnya, rencana penerepan sekolah lima hari sudah disambut baik oleh Gubernur NTB.

“Kita di Lotim mendukung rencana Mendikbud untuk menerapkan sekolah lima hari. Asalkan didukung oleh kondisi sekolah dan aspek sarana dan prasarana yang ada,” kata Sekretaris Dinas Dikbud Lotim, Jujuk Perdianto, Selasa, (11/7).

Penerapan sekolah lima hari, jelasnya, sebagai bagian dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sekolah lima hari juga lazim dikenal dengan Sekolah Seharian.

Di Lotim, jelasnya, salah satu sekolah yang siap menerapkan sistem ini akan diberlakukan di sejumlah sekolah. Dengan adanya sekolah percontohan ini diharapkan program tersebut bisa berjalan.

“Sesuai visi misi pemerintah, pembentukan karakter sebanyak 70 persen. Ini kita fokuskan di pendidikan dasar. Sementara 30 persennya kita berikan di pendidikan umum,” katanya.

Sementara itu, Kanit Dikbud Sakra Timur, Lalu Sukardi mengatakan, rencana pemerintah menerapkan Sekolah Seharian hingga saat ini belum dilakukan sosialisasi. Praktis pihaknya tidak mengetahui persis bagaimana penerpan di lapangan dan bagaimana teknisnya.

“Kalau bicara siap, kita sudah siap. Namun kita sampai saat ini belum bisa mendapatkan sosialisasi dari pemerintah,” ujarnya.

Namun, sambungnya, jika nantinya pemerintah meminta menerapkan sekolah lima hari, masing-masing kecamatan setidaknya harus menyiapkan satu sekolah percontohan. (cr-wan)

BACA JUGA :  Gaji 13 dan THR, Lotim Siapkan Rp 96 M