Lotim Sabet Dua Penghargaan

SABET : Pj Bupati Lombok Timur menerima penghargaan sebagai kabupaten yang terbaik dalam pengajuan dokumen DAK Fisik dan terbaik dalam kinerja perekaman data calon debitur Aplikasi Kredit Program (AKP) tahun 2023. (Ist/Radar Lombok)

SELONG – Lombok Timur berhasil mendapat dua penghargaan dari Pemerintah Provinsi NTB. Pertama adalah peringkat terbaik pengajuan dokumen persyaratan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tercepat  dibandingkan dengan semua kabupaten/ kota yang ada di NTB. Kedua Lombok Timur menjadi yang terbaik  berkaitan dengan kinerja perekaman data calon debitur    Aplikasi Kredit Program (AKP) tahun 2023.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam acara penyerahan DIPA dan daftar alokasi TKDD bertempat di pendopo Gubernur NTB, Selasa (13/12). Penghargaan diterima oleh Pj Bupati Lombok Timur HM. Juaini Taofik.

Sekda NTB H. Fathurrahman  menekankan pentingnya penggunaan anggaran dengan cara disiplin, teliti dan yang paling utama adalah tepat sasaran. Apa yang disampaikannya itu tak lepas karena melihat situasi global yang penuh ancaman resesi. Untuk mengantisipasi hal tersebut satua kerja di NTB akan menggunakan anggaran secara disiplin, efisien dan tepat sasaran.” Pemerintah daerah juga harus mendukung isu strategis nasional. Diantaranya berkaitan dengan percepatan penurunan angka stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, termasuk juga peningkatan produksi daerah,” pesannya.

Ia menambahkan Pemprov NTB akan tetap berkomitmen  mewujudkan pembangunan supaya berjalan seimbang baik itu berkaitan dengan pembangunan fisik, maupun pembangunan manusia. Dua hal ini dianggap sangat penting mewujudkan keberhasilan pembangunan.”Keberhasilan pembangunan di NTB bukan karena individu namun dibutuhkan keterlibat semua pihak terkait,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTB Sudarmanto menegaskan bahwa pelaksanaan APBD tahun 2024 harus bisa berjalan dengan lancar. Yang paling utama adalah bisa tepat waktu, sasaran dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi NTB. “ APBN menjadi instrumen yang diandalkan dalam menghadapi berbagai gejolak. Termasuk dalam memulihkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya.(lie)

Komentar Anda