Lotim Masih Kekurangan PNS

M. Gazali/Radar Lombok (Salmun Rahman)

SELONG– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur menyebut sebagian besar OPD kekurangan banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS). Terlebih lagi setiap tahun angka PNS yang pensiun di Lotim juga cukup banyak.

Kekurangan stok PNS mengharuskan ditanggulangi dengan merekrut pegawai tenaga honor. Bahkan jumlah tenaga honor di lingkup Pemkab Lotim jauh lebih banyak dibandingkan dengan tenaga PNS. Meskipun pemerintah pusat telah membuka kran perekrutan PNS, itupun hanya didominasi oleh tenaga guru, kesehatan dan pertanian.” Kita lebih banyak non PNS ketimbang PNS,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Salmun Rahman.

Masih banyak kekurangan PNS di Lotim kata dia, salah satunya disebabkan karena sudah lama tidak ada lagi perekrutan PNS. Dan baru kembali dibuka sejak 2018 dan 2019. Meskipun moratorium telah dicabut namun perekrutan hanya diperuntukkan bagi tiga klasifikasi saja.” Di luar pendidikan, kesehatan dan tenaga teknis. Namun OPD lainnya juga ternyata juga sangat membutuhkan perekrutan PNS ini. Sementara angka pensiun di OPD lainnya tinggi tapi pengangkatan baru tidak ada,” lanjutnya.

Keterbatasan PNS ini juga akan mempengaruhi pengisian sejumlah jabatan. Dalam arti tak sedikit dari jabatan diisi oleh orang yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Karenanya kalau pemerintah pusat kembali akan membuka pengangkatan PNS di tahun 2021 ini, Pemkab Lotim akan meminta supaya perekrutannya tidak hanya dibuka untuk tiga jenis klasifikasi itu saja. Namun perekrutan juga dibuka untuk tenaga PNS yang dibutuhkan oleh sebagian besar OPD.” Misalnya di Dishub. Di dinas ini lebih banyak tenaga honor ketimbang PNS. Kenapa di dinas ini lebih banyak tenaga non PNS, kalau tidak ada mereka tentu kita akan kesulitan. Begitu halnya juga di Pol PP dan beberapa OPD lainnya,” ungkapnya.(lie)