Lotim Masih Datangkan Sapi Sumbawa

Lotim Masih Datangkan Sapi Sumbawa
SAPI SUMBAWA: Pengusaha ternak asal Lotim masih mendatangkan sapi asal Sumbawa, karena selain lebih besar, harganya juga lebih murah. Tampak kandang sapi di Lotim. (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG–Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim), hingga saat ini masih mendatangkan sapi dari Kabupaten Sumbawa. Pasalnya, sapi asal Sumbawa masih diminati oleh masyarakat.

“Jumlah yang kami datangkan sekitar 700 sampai 900 ekor per tahun,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lotim, H. Sutarno Muharyadi, Senin kemarin (5/6).

Dijelaskan, jumlah populasi ternak sapi di Lotim sekitar 126 ribu ekor dari data yang ada saat ini. Namun pengusaha sapi masih datangkan sapi dari Pulau Sumbawa. Hal ini dikarenakan masih banyaknya peminat sapi asal Sumbawa. ”Sebenarnya stok kita cukup,” sambungnya.

[postingan number=5 tag=”lotim”]

Tingginya minat pengusaha terhadap sapi asal Sumbawa, Sutarno menjelaskan hal itu kemungkinan besar karena faktor harga sapi Sumbawa yang relatif lebih murah dari sapi lokal. “Kami hanya berikan rekomendasi saja, yang menentukan tetap Provinsi,” jelasnya.

BACA JUGA :  SMKN 1 Selong Bantah Pelaku Penusukan Siswanya

Selain faktor harga yang lebih murah, faktor aturan yang hanya memperbolehkan pemotongan sapi jantan dan betina usia produktif dengan persentase 60:40 juga mempengaruhi. “Aturan itu juga mempengaruhi karena kebutuhan daging untuk masyarakat perbulannya mencapai 600 ekor dipotong,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu peternak asal Sukamulya, H. Bahri mengatakan, untuk sapi asal Sumbawa menurutnya mempunyai bobot yang lebih besar dibandingkan dengan sapi asal lombok yang kecil. Selain lebih besar, sapi Sumbawa juga harganya lebih murah.

“Dibandingkan dengan sapi-sapi yang ada di Lombok, sapi Sumbawa lebih murah. Makanya kalau orang roah (syukuran), kebanyakan membeli sapi Sumbawa,” tandasnya. (cr-wan)