Loteng Juara Umum STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB

Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri, Dewan Pembina, dan para juara STQ XXVI tingkat Provinsi NTB saat berpose bersama.

PRAYA – Perestasi membanggakan diraih kafilah asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dalam Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI tingkat Provinsi NTB. Daerah pimpinan Pathul-Nursiah itu dinyatakan keluar sebagai kafilah terbaik pertama mengalahkan sembilan kabupaten dan kota lainnya di Provinsi NTB.

Dari keputusan Dewan Hakim STQ ke-26 tahun 2021 tingkat Provinsi NTB, terbaik kesepuluh diraih Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan nilai 1 poin, terbaik kesembilan diraih Kota Mataram dengan nilai 6 poin, terbaik kedelapan diraih Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan nilai 8 poin, terbaik ketujuh di raih Kabupaten Lombok Barat dengan nilai 15 poin, terbaik keenam diraih Kabupaten Bima dengan nilai 16 poin.

Selanjutnya, terbaik kelima diraih Kota Bima dengan nilai 16 poin, sama dengan Kabupaten Bima tapi beda pada perolehan medali emas. Terbaik keempat diraih Kabupaten Sumbawa dengan nilai 17 poin, terbaik ketiga diraih oleh Kabupaten Dompu dengan nilai 19 poin, terbaik kedua diraih Kabupaten Lombok Timur dengan nilai 22 poin, dan terbaik pertama diraih Kabupaten Lombok Tengah dengan nilai 24 poin.

Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri menyatakan, apa yang didapatkan para kafilah asal Lombok Tengah tidak terlepas dari dedikasi para kafilah yang selama ini tekun belajar. Di satu sisi, ini juga tidak terlepas dari kerja keras para pelatih dan pembina yang selalu setia mendampingi dan memberikan pembinaan. “Para muhibbul Qur’an ini harus kita muliakan, karena Rasulullah SAW diperintahkan untuk memuliakan tiga orang, yakni orang tua, guru dan orang yang pencinta Al-Quran. Apa yang kita dapatkan saat ini harus kita syukuri bersama,” ungkap Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri saat menerima para kafilah di Pemda Lombok Tengah, Kamis kemarin (8/4).

BACA JUGA :  Satar Bantah Cabuli Calon Istrinya

Ditegaskan, para juara ini harus juga disiapkan secara matang untuk melaju ke tingkat nasional. Ke depan pihaknya berharap dengan berbagai persiapan, maka Lombok Tengah bisa menjadi juara di tingkat nasional mewakili Provinsi NTB. “STQ untuk tingkat nasional akan dilakukan pada Oktober mendatang. Maka kita punya waktu untuk mempersiapakan itu. Kita masih punya celah untuk menganggarkan di ABBD Perubahan dan untuk para pencinta Al-Quran harus kita utamakan. Karena mereka yang sudah mengharumkan nama baik daerah,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pembina para khafilah TGH Sabaruddin menyatakan, jumlah peserta yang diberangkatkan sebelumnya ada 16 orang. Setelah dilakukan swab dinyatakan satu orang peserta positif Covid-19. Sehingga jumlah yang tampil menjadi berkurang satu orang atau menjadi 15 orang. “Alhamdululah kita keluar sebagai juara. Kesuksesan yang kita raih saat ini tidak terlepas dari kepedulian pemda dan keikhlasan para pendamping. Ini adalah prestasi yang terulang setelah tahun 2001 dan tahun 2012 kita dapat juara dan kini kita kembali mendapatkan juara pada tahun 2021,” terangnya.

BACA JUGA :  Dilaporkan Menghilang Sejak 19 April, Serly Ananta Belum Ditemukan

Adapun daftar terbaik STQ XXVI Lombok Tengah untuk terbaik satu ada tiga orang yakni Muhammad Yazid Huda 5 juz putra. Emi Azwarina 20 juz putri dan Annisa Maulida Tafsir bahasa Arab. Sementara untuk terbaik II ada dua orang yakni Sandi Wahyudi Tafsir Bahasa Arab Putra dan Anisha Wulandari 30 juz putri.

Untuk terbaik tiga ada Fahmi Maulana Akbar dari anak-anak. Lina Aprilia dari anak-anak dan Alia Maola Sapitri. ‘’Dan kita sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan STQ tingkat nasional yang akan berlangsung di Maluku pada Oktober mendatang,” tegasnya. (met/adv)