Longsor Terjadi di Tujuh Titik Jalan Buwun Mas-Pelangan

CEK : Salah satu titik jalan Buwun Mas- Pelangan yang tertutup material longsor belum lama ini. Jalan ini merupakan jalan provinsi. (IST/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Jalan lingkar Buwun Mas – Pelangan Kacamatan Sekotong tidak bisa dilewati kendaraan karena tertutup material   longsor di sejumlah titik jalan sejak beberapa hari lalu. Jalan sejak tiga hari terakhir tidak bisa dilewati kendaraan besar. Pada hari pertama, bahkan sepeda motor pun tidak bisa melintas.

Kepala Desa Buwun Mas, Rochidi, menjelaskan, longsor terjadi pada Jumat sore lalu saat terjadi hujan disertai angin.”Sampai sekarang kondisi jalan belum tertangani,” katanya saat dikonfirmasi kemarin.

Pihaknya bersama perangkat desa dan kecamatan sudah turun melakukan pengecekan, memantau kondisi jalan. Dari hasil pemantauan, didapat ada tujuh titik lokasi longsor, yang terdiri dari lima titik di sepanjang jalan wilayah Buwun Mas masing-masing di Jurang Baru, Piling, Batu Bate, Pondok Ganjar,dan Lingkok Teres, sisanya dua titik di wilayah Pelangan.

Pihaknya juga sudah melaporkan kondisi jalan ini kepada pemerintah provinsi, karena jalan ini merupakan jalan provinsi, namun pihak Pemprov NTB belum turun ke lapangan, dan sampai saat ini belum ada tindakan.”Sampai hari ini belum di tangani, hanya  survei atau pengecekan lokasi dari Dinas PU Provinsi NTB,” ungkapnya.

Untuk sementara waktu, lanjut Rochidi, jalan hanya bisa dilewati oleh sepeda motor saja, baik yang dari Buwun Mas, maupun dari Pelangan. Dua titik terdapat longsor yang sangat parah, butuh alat berat untuk memindahkan tumpukan material berupa batu dan tanah liat.

Tidak hanya tebing yang longsor, bahkan di salah satu titik ada juga bahu jalan yang amblas karena diterjang hujan deras selama beberapa hari terakhir.(ami)