Lombok Utara ‘Begawe Beleq’ di Jogjakarta

Arnowadi
Arnowadi (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Utara (Disbudpar KLU) menggandeng mahasiswa untuk mempromosikan budaya KLU di Kota Jogjakarta, Kamis besok (9/11).

Para mahasiwa nantinya akan menampilkan berbagai atraksi budaya ciri khas KLU (sasak) yang dihadiri jajaran Pemerintah KLU dan Pemkot Jogjakarta. “Gawe beleq jilid tiga ini merupakan agenda Pemda KLU yang bekerja sama dengan mahasiswa asal KLU yang kuliah di Jogjakarta. Kegiatan ini sebagai ajang promosi budaya KLU di Jogjakarta,” ungkap Kabid Kebudayaan Disbudpar KLU Arnowadi, Selasa kemarin (7/11).

BACA JUGA :  Hasil Pilkades Lombok Utara, 4 Beres dan 2 Masih Bermasalah

Gawe beleq jilid tiga ini, jelasnya, kegiatan yang sudah rutin diadakan setiap tahun sejak tiga tahun lalu di daerah Jogjakarta sehingga menjadi even promosi pariwisata di kalender Disbudpar. Pada gawe beleq diberikan keluasan kepada mahasiswa untuk mengatur seluruhnya untuk menampilkan atraksi budaya. “Pemda tetap memberikan suport anggaran kepada adik-adik mahasiswa kita ini. Mereka kita ajak supaya tetap mempromosikan budaya daerahnya,” jelasnya.

Adapaun kegiatan pada gawe beleq jilid tiga ini, antara lain pawai budaya mulai dari pukul 12.00-14.00 WIB, peresean dari pukul 16.00-18.00 WIB. Baru selanjutnya pembukaan mulai dari pukul 20.00-21.00 WIB yang akan dihadiri Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dan Wakil Bupati Sarifudin beserta jajarannya. Kemudian dari Pemkot Jogjakarta akan langsung dihadiri wali kota beserta jajarannya. Selain itu, ada juga para tamu undangan lainnya. Setelah pembukaan akan ditampilkan hiburan- hiburan seperti tarian gandrung, tarian kembang rampe, tarian gendang beleq, cilokaq, teater cupak gerantang. Dua tarian ciri khas Jogjakarta yaitu tari rebab dan Reog Ponorogo. “Keterlibatan masyarakat sasak yang menetap di sana juga dilibatkan. Karena, hubungan Pemda KLU dengan Pemkot Jogjakarta sudah sangat terjalin bagus,” pungkasnya. (flo)